
Pantau - Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, terus menunjukkan kemajuan dengan progres fisik mencapai 68 persen hingga Juni 2026 dan diproyeksikan memperkuat konektivitas kawasan industri menuju pelabuhan ekspor baru Indonesia.
Akses Tol Diharapkan Tingkatkan Efisiensi Logistik
Pelabuhan Patimban yang beroperasi sejak 2021 disiapkan sebagai hub industri baru untuk mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok.
Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 22,94 kilometer menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan ruas Tol Cikopo–Palimanan.
Pembangunan infrastruktur tersebut ditujukan untuk mempercepat distribusi barang dari kawasan industri di Subang menuju pelabuhan sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat dan kepastian pengiriman meningkat.
Salah satu kawasan industri yang diperkirakan memperoleh manfaat adalah Subang Smartpolitan yang dikembangkan PT Suryacipta Swadaya, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).
Pelaku Industri Nilai Kepastian Pengiriman Sangat Penting
Chief Commercial Officer Suryacipta Abednego Purnomo mengungkapkan, "Efisiensi logistik tidak hanya dihitung dari ongkos angkut."
Ia menjelaskan industri juga mempertimbangkan kecepatan perpindahan barang dari pabrik menuju pelabuhan serta kepastian jadwal pengiriman.
Abednego menambahkan, "Bagi perusahaan yang melayani pasar ekspor, kepastian sering kali lebih penting daripada selisih biaya transportasi."
Menurutnya, keterlambatan pengiriman dapat menimbulkan kerugian lebih besar karena barang harus menunggu jadwal kapal berikutnya apabila pengiriman terlambat.
Pembangunan akses menuju Pelabuhan Patimban diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik, meningkatkan daya saing kawasan industri, serta mendukung pertumbuhan ekspor nasional.
- Penulis :
- Gerry Eka





