billboard mobile
HOME  ⁄  Ekonomi

Batik Besurek Bengkulu Berhasil Menembus Pasar Internasional Melalui Oase Gallery

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Batik Besurek Bengkulu Berhasil Menembus Pasar Internasional Melalui Oase Gallery
Foto: (Sumber :Produk Batik Besurek yang dipasarkan Oase Gallery mengangkat kekayaan budaya Bengkulu melalui motif khas Batik Besurek, seperti kaligrafi Arab gundul, bunga Rafflesia, serta ragam flora dan fauna lokal yang dipadukan dalam karya buatan tangan. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi.)

Pantau - Pelaku usaha lokal Oase Gallery berhasil membawa Batik Besurek khas Bengkulu menembus pasar internasional dengan ekspor rutin ke Malaysia dan Singapura setelah hampir satu dekade mengembangkan produk berbasis budaya daerah tersebut.

Oase Gallery Konsisten Ekspor Batik ke Malaysia dan Singapura

Pemilik Oase Gallery Fitria Gustina mengatakan keberhasilan memperkenalkan Batik Besurek ke pasar luar negeri menjadi langkah penting dalam mempromosikan budaya Bengkulu di tingkat global.

Ia mengungkapkan, “Kami merasa sangat senang karena bisa memperkenalkan produk khas Bengkulu ke mancanegara. Ke depan, kami berharap dapat mengikuti lebih banyak event internasional, khususnya di Eropa, agar Batik Besurek semakin dikenal dunia.”

Perjalanan ekspor dimulai pada 2017 melalui pengiriman perdana kain dan pakaian bermotif Batik Besurek ke Malaysia, yang kemudian berkembang menjadi pengiriman rutin tiga hingga empat kali setiap tahun ke Malaysia dan Singapura.

Produk Oase Gallery mengusung motif khas Batik Besurek seperti kaligrafi Arab gundul, bunga Rafflesia, serta ragam flora dan fauna lokal yang dipadukan dalam karya buatan tangan sehingga mendapat sambutan positif dari konsumen mancanegara.

Pendampingan Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas

Seiring berkembangnya usaha, Oase Gallery mencatat omzet sekitar Rp50 juta per bulan dan memberdayakan enam tenaga kerja, serta melibatkan perajin lokal ketika permintaan meningkat.

Perkembangan tersebut didukung pendampingan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan sejak 2019 melalui penguatan sarana produksi, pelatihan manajemen usaha, dan fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan, “Sejak 2019 kami mendampingi Oase Gallery dan melihat pertumbuhannya sangat positif. Mereka tidak hanya menjaga warisan budaya Batik Besurek tetap lestari, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ini bukti UMKM lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing di pasar global.”

Menurutnya, keberhasilan Oase Gallery menunjukkan bahwa pelestarian budaya yang dilakukan secara konsisten dapat membuka peluang ekonomi sekaligus memperkenalkan Bengkulu ke kancah internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026