
Pantau - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan progres pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat hingga Juni 2026 telah mencapai 88 persen dan optimistis proyek tersebut dapat selesai tepat waktu untuk mendukung pemerataan akses pendidikan.
Fasilitas Pendidikan dan Asrama Disiapkan Secara Terpadu
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan Sekolah Rakyat dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang bagi peserta didik.
Ia mengungkapkan, “Pembangunan Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga fasilitas pendukung yang memadai agar peserta didik dapat belajar dan tinggal dengan nyaman.”
Pemerintah Provinsi Bengkulu telah meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum sekolah mulai beroperasi.
Herwan menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan lahan seluas lebih dari sembilan hektare, dengan sekitar 5,3 hektare di antaranya dimanfaatkan untuk pembangunan fisik.
Di kawasan tersebut telah dibangun ruang kelas untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, serta asrama putra dan putri, dapur umum, ruang ibadah, dan gedung serbaguna.
Optimistis Rampung Tepat Waktu
Pemerintah Provinsi Bengkulu meyakini pembangunan Sekolah Rakyat dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan di daerah.
Dengan progres yang telah mencapai 88 persen, sejumlah pekerjaan tahap akhir terus dipercepat agar seluruh fasilitas dapat segera digunakan oleh masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan





