billboard mobile
HOME  ⁄  Ekonomi

Kopi Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp66 Miliar di Pameran World of Coffee Bangkok 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kopi Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp66 Miliar di Pameran World of Coffee Bangkok 2026
Foto: (Sumber :Salah satu pelaku usaha Indonesia ikut serta dalam ajang World of Coffee Bangkok 2026 di Thailand pada 7-9 Mei 2026. ANTARA/HO-Kemendag/aa..)

Pantau - Kementerian Perdagangan mencatat produk kopi Indonesia membukukan potensi transaksi sebesar 3,89 juta dolar AS atau setara Rp66 miliar melalui komitmen pembelian 337 ton kopi pada ajang World of Coffee Bangkok 2026 di Thailand.

Potensi transaksi tersebut diperoleh melalui komitmen bisnis dengan 60 calon pembeli potensial dari berbagai negara, termasuk Thailand, Belanda, Korea Selatan, Kanada, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Mesir, Oman, India, Brunei Darussalam, Filipina, Finlandia, dan Taiwan.

“Antusiasme pengunjung terhadap kopi Indonesia sangat tinggi, tercermin dari banyaknya komitmen bisnis yang berhasil dihimpun selama penyelenggaraan pameran,” ujar Atase Perdagangan RI Bangkok Rafika Arfani.

Buyer dari Berbagai Negara Minati Kopi Indonesia

Rafika menjelaskan seluruh komitmen transaksi tersebut dihimpun melalui letter of intent (LoI) yang ditandatangani para pembeli selama pameran berlangsung.

Menurutnya, tingginya minat pasar internasional menunjukkan daya saing kopi Indonesia yang terus meningkat di pasar global.

Dalam proses persiapan pameran, para pelaku usaha juga harus memenuhi berbagai persyaratan untuk memasukkan sampel produk kopi ke Thailand.

Persyaratan tersebut mencakup perizinan dari Kementerian Pertanian dan Koperasi Thailand, Kementerian Perdagangan Thailand, Food and Drug Administration (FDA), serta otoritas Bea dan Cukai Thailand.

Thailand Jadi Pasar Prospektif bagi Ekspor Kopi RI

Sebanyak 20 pelaku usaha kopi dari berbagai daerah sentra produksi di Indonesia ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Daerah asal peserta meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, hingga Papua.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand Hari Prabowo menilai Thailand memiliki potensi besar sebagai tujuan ekspor kopi Indonesia.

Menurutnya, konsumsi kopi masyarakat Thailand meningkat hampir dua kali lipat dalam dua tahun terakhir, dari sekitar 180 cangkir menjadi 340 cangkir per kapita per tahun.

Di sisi lain, produksi kopi Thailand hanya mencapai sekitar 15.600 ton per tahun, sementara kebutuhan domestiknya melampaui 90.000 ton per tahun.

“Kondisi tersebut menjadikan Thailand sebagai pasar yang sangat prospektif bagi kopi Indonesia untuk memperluas penetrasi ekspor dan memperkuat posisinya di kawasan Asia Tenggara,” kata Hari.

Penulis :
Aditya Yohan
Kemenkeu 2026