
Pantau - Kota Yiwu di Provinsi Zhejiang, China, menjadi pusat perdagangan komoditas kecil terbesar di dunia melalui Yiwu International Trade City yang memiliki lebih dari 70.000 kios dan menjual sekitar 400 ribu jenis produk untuk pasar global.
Pusat perdagangan tersebut menjadi salah satu simbol dominasi produk made in China yang selama puluhan tahun membanjiri pasar internasional, mulai dari gantungan kunci, boneka, aksesori, gelas hingga berbagai cendera mata.
Ribuan Kios Layani Pembeli dari Seluruh Dunia
Yiwu International Trade City berdiri di atas lahan seluas sekitar 4 juta meter persegi atau lima hingga enam kali luas kompleks Gelora Bung Karno.
Sebanyak 65 persen produk yang diperdagangkan di kawasan tersebut diekspor ke lebih dari 215 negara dan wilayah di dunia.
Lebih dari 90 persen toko menjual barang langsung dari produsen sehingga pembeli dapat memperoleh harga pabrik, meski sebagian besar transaksi dilakukan dalam jumlah besar dan bukan secara eceran.
"Jika Anda menghabiskan tiga menit di setiap toko dan mengunjungi pasar selama delapan jam setiap hari, Anda akan membutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun untuk mengunjungi seluruh toko,” kata seorang pemandu wisata saat mendampingi kunjungan ke lokasi tersebut pada akhir Mei 2026.
Aktivitas perdagangan di pusat grosir itu juga menarik banyak pembeli asing yang datang sejak pagi untuk mencari berbagai kebutuhan bisnis dari beragam negara.
Berawal dari Pasar Sederhana hingga Mendunia
Yiwu pada awalnya merupakan wilayah kecil di kawasan pegunungan dengan kondisi lahan yang relatif tandus sehingga masyarakat setempat mengandalkan perdagangan sebagai sumber penghidupan.
Perkembangan perdagangan di kota tersebut mencapai tonggak penting pada September 1982 dengan dibukanya Pasar Terbuka Huqingmen yang memiliki 705 kios dan menjual lebih dari 2.200 jenis barang.
Seiring waktu, pasar terus berkembang melalui berbagai tahap renovasi hingga pindah ke kawasan Futian dan dibangun secara bertahap pada periode 2002 hingga 2017.
Saat ini, Yiwu International Trade City dikenal sebagai pasar grosir komoditas kecil terbesar di dunia dan telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk menerjemahkan video promosi ke lebih dari 30 bahasa.
Perkembangan tersebut memperkuat posisi Yiwu sebagai pusat perdagangan global yang menghubungkan produsen China dengan pembeli dari berbagai belahan dunia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







