
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi, 22 Juni 2026, melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.804 per dolar AS.
Rupiah Terkoreksi Tipis di Awal Pekan
Pergerakan rupiah pada awal pekan menunjukkan pelemahan tipis terhadap mata uang AS di tengah dinamika pasar keuangan global.
Data perdagangan pagi mencatat kurs rupiah berada di level Rp17.813 per dolar AS atau turun 9 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pelemahan tersebut setara dengan penurunan sebesar 0,05 persen.
Sentimen Pasar Masih Mewarnai Pergerakan Kurs
Pergerakan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi berbagai sentimen eksternal dan kondisi pasar global yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.
Fluktuasi harga komoditas dunia, pergerakan dolar AS, serta perkembangan ekonomi global menjadi faktor yang terus diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan arah perdagangan mata uang.
Sebelumnya, sejumlah analis menilai pergerakan rupiah juga dipengaruhi meningkatnya harga minyak dunia dan ekspektasi kebijakan moneter global.
Investor Pantau Perkembangan Ekonomi Global
Pelaku pasar dan investor terus mencermati berbagai perkembangan ekonomi internasional yang berpotensi memengaruhi arus modal dan stabilitas nilai tukar.
Pergerakan rupiah selanjutnya diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen global maupun domestik yang berkembang sepanjang pekan ini.
- Penulis :
- Aditya Yohan





