
Pantau - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat riset dan inovasi dalam menjaga ketahanan sumber daya air serta mendorong pengembangan industri berkelanjutan di Batam, Kepulauan Riau.
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park.
Anggota sekaligus Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam Sudirman Saad mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan air di Batam yang seluruh pasokannya bergantung pada air hujan.
“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.
Menurutnya, Batam sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang membutuhkan dukungan teknologi dan riset agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Kerja Sama Cakup Ketahanan Air hingga Industri Hijau
Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai sektor strategis.
Kerja sama tersebut meliputi pengembangan Batam Science and Technology Park.
Selain itu, kolaborasi juga mencakup pengelolaan energi dan sumber daya air.
Pengembangan teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan, dan industri hijau turut menjadi fokus dalam kemitraan tersebut.
“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujar Hendrian.
Libatkan Tujuh Riset dari Lima Pusat Riset BRIN
Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN Asep Riswoko menjelaskan kolaborasi tersebut melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN.
Program kerja sama juga melibatkan tiga unit teknis dari BP Batam.
Melalui sinergi tersebut, BP Batam dan BRIN berharap dapat menghadirkan solusi berbasis riset untuk mendukung ketahanan sumber daya air sekaligus memperkuat daya saing industri di kawasan Batam.
- Penulis :
- Aditya Yohan





