HOME  ⁄  Ekonomi

Pengembangan Wisata Air Rawa Pening Dilirik Investor untuk Perkuat Aglomerasi Borobudur–Kopeng

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pengembangan Wisata Air Rawa Pening Dilirik Investor untuk Perkuat Aglomerasi Borobudur–Kopeng
Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menerima audiensi Bupati Semarang, Ketua DPRD Kota Salatiga, dan calon investor yang akan mengelola Danau Rawa Pening, di Semarang, Kamis 15/6/2026 (sumber: Pemprov Jateng)

Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan Danau Rawa Pening tengah dilirik investor untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air unggulan guna memperkuat aglomerasi pariwisata Borobudur–Kopeng–Rawa Pening dengan tetap memperhatikan fungsi kawasan konservasi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan mendukung pengembangan wisata air di kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang, saat menerima audiensi Bupati Semarang, Ketua DPRD Kota Salatiga, dan perwakilan calon investor dalam negeri PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir asal Cilacap.

Ahmad Luthfi mengungkapkan, "Borobudur, Kopeng, Rawapening ini menjadi satu aglomerasi yang akan kita kembangkan. Namun memang harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak, karena Rawapening juga kawasan konservasi."

Ia menyambut baik minat investasi tersebut, namun mengingatkan agar pengembangan destinasi wisata tetap memperhatikan fungsi konservasi kawasan dan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Rencana Pengembangan Destinasi Wisata

PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir berminat mengembangkan destinasi wisata di kawasan Ambarawa, Kabupaten Semarang, dengan memanfaatkan potensi wisata berbasis perairan di Rawa Pening.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan investor berencana membangun berbagai fasilitas wisata yang meliputi rumah makan apung, vila, keramba, dan permainan air.

Ngesti Nugraha mengungkapkan, "Harapannya, Rawa Pening menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah."

Direktur PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir Miskun mengatakan perusahaannya melihat potensi besar Rawa Pening sebagai destinasi wisata berbasis perairan.

Miskun mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Tengah meminta agar proses pengembangan segera direalisasikan.

Miskun mengatakan, "Beliau tadi menyampaikan supaya secepatnya disegerakan, jangan terlalu lama."

Pengembangan Tetap Utamakan Konservasi

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Hanung Triyono mengatakan pengembangan Rawa Pening harus dilakukan secara hati-hati karena kawasan tersebut juga memiliki fungsi sebagai area konservasi.

Pemerintah akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menentukan zonasi kawasan yang dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata serta area yang harus tetap dipertahankan sebagai kawasan konservasi.

Selain pengembangan sektor pariwisata, Rawa Pening juga akan menerima investasi terkait sistem pengelolaan air dari Shiga, Jepang, yang diharapkan mendukung keseimbangan antara pengembangan pariwisata, pelestarian kawasan konservasi, dan pengelolaan sumber daya air.

Hanung Triyono mengatakan, “Mudah-mudahan tahun ini bisa kita lihat site plan-nya. Karena Rawa Pening ini kewenangan Kementerian PU, tapi tetap kita bisa masuk.”

Penulis :
Arian Mesa