HOME  ⁄  Ekonomi

Pengembangan Ekonomi Digital Dinilai Perlu Fokus Menambah Pelaku Usaha Digital

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pengembangan Ekonomi Digital Dinilai Perlu Fokus Menambah Pelaku Usaha Digital
Foto: Seorang anak memasukkan botol plastik bekas minuman ke dalam ATM (anjungan tunai mandiri) Sampah di Dukuh, Magelang Tengah, Magelang, Jawa Tengah Selasa (30/6/2026).

Pantau - Peneliti NEXT Indonesia Center Rezky Reza Pratama menilai pengembangan ekonomi digital Indonesia perlu difokuskan pada peningkatan jumlah pelaku usaha digital agar pemanfaatan internet mampu mendorong produktivitas, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Jumlah Konsumen Digital Tumbuh Lebih Cepat

Reza mengatakan pemanfaatan internet seharusnya diarahkan untuk bekerja, berusaha, memperluas pasar, dan menciptakan nilai tambah, bukan hanya untuk kegiatan konsumsi.

Menurutnya, dengan pendekatan tersebut, ekonomi digital tidak hanya tumbuh dari sisi nilai transaksi, tetapi juga menjadi instrumen yang mendorong mobilitas ekonomi masyarakat.

Riset NEXT Indonesia Center menunjukkan jumlah masyarakat yang berbelanja secara daring meningkat dari 14,9 juta orang pada 2019 menjadi 54 juta orang pada 2025.

Di sisi lain, jumlah pelaku usaha digital masih stagnan di kisaran 9 juta orang dalam tiga tahun terakhir.

Reza menilai kondisi tersebut menunjukkan ekosistem e-commerce di Indonesia masih lebih kuat sebagai pasar konsumsi dibandingkan sebagai ruang tumbuh pelaku usaha baru.

Ia mengatakan platform digital memang berhasil memudahkan masyarakat berbelanja, namun pertumbuhan masyarakat yang menjadi pelaku usaha digital belum mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah konsumen.

Konektivitas Harus Menjadi Sumber Pendapatan

Reza mengatakan tantangan besar bagi agenda ekonomi digital Indonesia bukan lagi sekadar memperluas akses internet.

Menurutnya, keberhasilan ekonomi digital tidak cukup diukur dari besarnya nilai transaksi, tetapi juga dari semakin banyak masyarakat yang memperoleh penghasilan melalui platform digital.

Riset NEXT Indonesia Center juga menunjukkan kemampuan memanfaatkan internet untuk kegiatan ekonomi berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Reza menilai tantangan utama saat ini adalah memastikan masyarakat memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk mengubah konektivitas digital menjadi sumber pendapatan.

Ia mengatakan Indonesia memiliki peluang besar melalui kelompok menuju kelas menengah yang merupakan pengguna internet dan e-commerce terbesar di Indonesia.

Menurut Reza, apabila semakin banyak masyarakat dalam kelompok tersebut memanfaatkan platform digital untuk berwirausaha, dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperluas basis pelaku usaha nasional.

Reza mengatakan, "Persoalan utama ekonomi digital Indonesia saat ini bukan lagi mengenai siapa yang telah terhubung ke internet, tetapi siapa yang mampu mengubah konektivitas internet tersebut menjadi peluang ekonomi."

Penulis :
Gerry Eka