HOME  ⁄  Nasional

Pramono Anung Apresiasi JKF 2026 sebagai Motor Kreativitas dan Penguatan Ekonomi Jakarta Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pramono Anung Apresiasi JKF 2026 sebagai Motor Kreativitas dan Penguatan Ekonomi Jakarta Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jakarta Iwan Setiawan memberikan keterangan setelah meresmikan puncak acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Sumber: ANTARA/Mario Sofia Nasution

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 menjadi bukti meningkatnya kreativitas warga sekaligus penguatan ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor di Jakarta yang melibatkan pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Ekonomi Kreatif

JKF 2026 diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai upaya memperkuat fondasi ekonomi kreatif yang berfokus pada sektor olahraga, musik, dan film.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Iwan Setiawan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan promosi bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Sebanyak 67 lembaga dan instansi terlibat dalam kegiatan tersebut dengan rangkaian program seperti business matching, QRIS Jelajah Indonesia, dan edukasi kebanksentralan untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital.

Rekor MURI dan Penguatan UMKM Perkotaan

Dalam penyelenggaraan JKF 2026, Jakarta mencatat Rekor MURI untuk Pajangan Hasil Pertanian Perkotaan dengan jenis terbanyak yang melibatkan 157 petani dan menampilkan 64 jenis komoditas.
Pramono Anung menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya berasal dari industri kreatif, tetapi juga dari sektor pertanian perkotaan yang terus berkembang di wilayah Jakarta.
Ia juga menyampaikan harapan agar kolaborasi dan kreativitas masyarakat terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.

Target transaksi JKF 2026 ditetapkan mencapai Rp40 miliar atau meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp20 miliar melalui perluasan partisipasi UMKM dan penguatan sistem pembayaran digital.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengapresiasi sinergi tersebut dan menegaskan bahwa pengembangan UMKM serta digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi nasional.
Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi, memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk lokal dan sistem pembayaran nasional.

Penulis :
Leon Weldrick