
Pantau - PT Pupuk Kujang menanam 5.151 pohon mangrove di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat pesisir dari ancaman abrasi.
Penanaman Mangrove Jadi Investasi Jangka Panjang
Direktur Operasi dan Produksi PT Pupuk Kujang Arlyza Eka Wijayanti mengatakan penanaman mangrove merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-51 perusahaan.
Arlyza mengungkapkan, "Selain menanam mangrove, kami juga melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan."
Program tersebut dijalankan melalui Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sejak 2024 dengan fokus pada penyelamatan kawasan pesisir yang mengalami kerusakan.
Ia mengatakan, "Program penanaman mangrove dan pendampingan di Dusun Tangkolak ini adalah keinginan kami untuk berkontribusi dalam melindungi ruang hidup masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang dan tanggung jawab lingkungan Pupuk Kujang."
Rekayasa Lanskap Bantu Majukan Garis Pantai
Tokoh penggerak Dusun Tangkolak, Muhammad Fazri Farhani, menjelaskan masyarakat turut melakukan rekayasa lanskap menggunakan alat penjebak sedimen yang dibuat dari rangkaian ban bekas dan bilah bambu.
Fazri mengungkapkan, "Alat tersebut menjebak sedimen laut yang terbawa ombak ke daratan, sehingga mengunci lumpur yang dibawa gelombang terjebak di daratan tak kembali lagi ke laut."
Ia menambahkan setelah program berjalan, garis pantai yang sebelumnya hampir mencapai permukiman kini telah maju sekitar 50 meter ke arah laut.
Fazri mengatakan, "Daratan juga bertambah dan kami terus tanami pohon-pohon mangrove di tanah timbul ini."
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, sepanjang 7,8 kilometer pesisir Karawang mengalami abrasi parah yang tersebar di enam kecamatan, sementara garis pantai telah mundur antara 50 hingga 300 meter dalam 13 tahun terakhir.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





