HOME  ⁄  Ekonomi

PGE Memulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3 untuk Perkuat Energi Bersih

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PGE Memulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3 untuk Perkuat Energi Bersih
Foto: (Sumber :Pjs General Manager PGE Area Lumut Balai Bayu Febriandana, ⁠Project Manager Lumut Balai Unit 3 & 4 Heri Susanto, dan jajaran manajemen PGE Area Lumut Balai dalam acara Tajak Perdana PLTP Lumut Balai Unit 3 di Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (8/7/2026). ANTARA/HO-PGE.)

Pantau - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memulai tajak perdana (spud in) sumur eksplorasi pertama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 di Muara Enim, Sumatera Selatan, sebagai langkah mengoptimalkan pengembangan energi panas bumi dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Pengeboran Jadi Tonggak Pengembangan Panas Bumi

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan, “Tajak sumur pertama PLTP Lumut Balai Unit 3 ini menjadi langkah konkret kami dalam menghadirkan energi yang bersih dan tangguh demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional.”

Tajak perdana dilakukan di sumur LMB 19-3 yang berada di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, Muara Enim, menggunakan rig GDAP#123.

Pengeboran dengan target kedalaman 2.500 meter tersebut diperkirakan selesai dalam waktu 44 hari.

PLTP Lumut Balai Unit 3 merupakan kelanjutan pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai dan Margabayur yang sebelumnya telah mengoperasikan Unit 1 pada September 2019 dan Unit 2 pada Juni 2025 dengan total kapasitas gabungan 2x55 megawatt (MW).

Target Tambah Pasokan Listrik Bersih pada 2030

Ahmad Yani mengatakan, “Dengan target operasional pada tahun 2030, PLTP Lumut Balai Unit 3 akan menambah 55 MW pasokan listrik bersih, yang akan semakin memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Muara Enim dan Sumatra Selatan.”

Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 menjadi bagian dari peta jalan jangka panjang PGE untuk mencapai potensi kapasitas panas bumi sebesar 3 gigawatt (GW) sekaligus mendukung Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.

Bersama proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 yang mulai dikembangkan pada April 2026, kedua proyek tersebut juga telah masuk dalam Green Book 2026 yang diterbitkan Kementerian PPN/Bappenas sebagai penguat kepercayaan terhadap pengembangan energi panas bumi nasional.

Penulis :
Aditya Yohan