
Pantau - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 13 perusahaan swasta dan badan usaha telah menyatakan kesiapan mengikuti program Maganghub 2026 guna memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di daerah tersebut.
Jumlah Perusahaan Peserta Meningkat Drastis
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnakertrans Kabupaten Aceh Barat Aryo Brotoseno mengatakan, “Hingga saat ini sudah ada 13 perusahaan swasta dan badan usaha di Aceh Barat yang menyatakan kesediaannya untuk membuka lowongan magang. Angka ini melonjak tajam dibanding pelaksanaan tahun 2025 lalu yang sempat lesu karena sifatnya yang belum diwajibkan bagi dunia usaha.”
Perusahaan yang telah bergabung antara lain PT Agro Sinergi Nusantara, Hotel Parkside Meuligoe, Hotel Portola Tiara, PT MTS, PT Agro Makmur Utama, PT Sapta, PT Gading Bhakti, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PT Mon Jambee 2, PT PFU, PT Mifa Bersaudara, dan PT Berkat Prima Lancar.
Aryo menjelaskan peningkatan jumlah peserta terjadi setelah Disnakertrans melakukan pendekatan melalui media, menghadirkan testimoni perusahaan yang telah mengikuti program, serta menyurati langsung para pelaku usaha.
Ia mengungkapkan, “Namun di tahun 2026 ini, setelah dilakukan pendekatan melalui media, mengundang testimoni keberhasilan dari perusahaan pendahulu, serta menyurati langsung para pelaku usaha, responsnya luar biasa meningkat drastis menjadi 13 perusahaan."
Program Magang Diharapkan Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja
Disnakertrans menetapkan batas akhir pendaftaran perusahaan peserta Maganghub 2026 hingga 15 Juli 2026.
Aryo mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam mengajak perusahaan bergabung, seperti keterbatasan fasilitas, lokasi operasional, hingga kebijakan internal perusahaan.
Ia menegaskan peserta Maganghub akan memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan, uang saku, serta sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di bawah Kementerian Ketenagakerjaan.
Aryo mengatakan, "Ini adalah konsep link and match yang nyata. Kita punya lulusan dari kampus-kampus lokal seperti UTU, STAIN, AKN, hingga Universitas Teuku Umar Meulaboh yang melimpah. Program ini menjadi jawaban agar target penyerapan 70 persen tenaga kerja lokal sebagaimana harapan Bapak Bupati dapat kita penuhi bersama."
Ia menambahkan keberhasilan program sebelumnya terlihat dari 14 peserta magang di PT Agro Sinergi Nusantara, di mana tiga orang di antaranya langsung mendapatkan kontrak kerja setelah dinilai memiliki kompetensi dan kinerja yang baik selama masa magang.
- Penulis :
- Aditya Yohan





