
Pantau - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menggandeng Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) untuk mengolah Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 2 juta ton menjadi beras premium komersial sepanjang 2026 sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan Perpadi bersama para pengusaha penggilingan padi mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.
Ia mengungkapkan, "Tadi kita sudah diskusi panjang lebar, intinya teman-teman Perpadi beserta teman-teman penggilingan mendukung sepenuhnya program pemerintah untuk pengolahan CBP menjadi beras komersial sejumlah 2 juta ton di tahun 2026."
Kerja sama Bulog dengan Perpadi merupakan arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.
Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, dukungan Perpadi diharapkan membuat pelaksanaan program berjalan efektif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Koordinasi Nasional dan Verifikasi Penggilingan Padi
Bulog menginisiasi kolaborasi dengan Perpadi agar seluruh penggilingan padi yang memenuhi persyaratan dapat membantu kantor wilayah dan kantor cabang Bulog mengolah CBP menjadi beras premium berkualitas tinggi.
Ahmad Rizal Ramdhani meminta seluruh pimpinan wilayah Bulog segera menggelar rapat koordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perpadi di masing-masing wilayah dalam waktu dua hingga tiga hari setelah rapat tingkat pusat.
Pertemuan di daerah tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang lebih baik, serta menyusun langkah pelaksanaan hasil rapat tingkat pusat.
Bulog menargetkan kesiapan program dapat berlangsung secara serentak di seluruh daerah pelaksana nasional.
Bulog bersama Perpadi tingkat pusat juga akan membentuk tim terpadu yang bertugas memverifikasi penggilingan padi yang layak mengolah CBP menjadi beras premium.
Verifikasi tersebut dilakukan untuk mendukung pencapaian target pengolahan 2 juta ton beras premium secara nasional.
Ahmad Rizal Ramdhani turut menginstruksikan seluruh pimpinan wilayah dan pimpinan cabang Bulog mengundang pengurus Perpadi di daerah masing-masing guna memperkuat koordinasi antara kedua pihak.
Seluruh hasil koordinasi wajib dilaporkan kepada jajaran direksi Bulog secara tertulis maupun melalui aplikasi pesan sebagai bahan pemantauan pelaksanaan program pengolahan 2 juta ton beras premium.
Perpadi Tegaskan Dukungan Penuh
Ketua Umum Perpadi Soetarto Alimoeso menyatakan organisasinya merasa mendapat kehormatan kembali dipercaya Bulog untuk mendukung pengolahan CBP menjadi beras premium sebanyak 2 juta ton.
Ia mengatakan kerja sama antara Perpadi dan Bulog telah terjalin sejak lama dalam berbagai program pengadaan dan pengolahan beras.
Menurut Soetarto Alimoeso, kolaborasi tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha penggilingan padi untuk menjaga ketersediaan serta kualitas beras nasional.
Ia menegaskan Perpadi mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah di sektor pangan karena pemerintah dan pelaku usaha memiliki peran yang saling melengkapi.
Ia mengungkapkan, "Kami menyadari tanpa pemerintah juga tidak bisa apa-apa, begitu juga pemerintah butuh pengusaha. Perpadi mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah dan siap menjalankan sebaik-baiknya."
Perpadi menyatakan siap menjalankan penugasan pengolahan beras premium tersebut dengan sebaik-baiknya serta terus bersinergi dengan Bulog untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan.
- Penulis :
- Arian Mesa





