HOME  ⁄  Nasional

Menko Pangan Zulkifli Hasan Menegaskan Swasembada Pangan Menjadi Fondasi Kemandirian Bangsa

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menko Pangan Zulkifli Hasan Menegaskan Swasembada Pangan Menjadi Fondasi Kemandirian Bangsa
Foto: (Sumber :Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (ketiga kiri) menyampaikan paparan dalam Halaqah Ulama Jawa Tengah bertema "Kemandirian Ekonomi Umat" di Wonosobo, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Pangan).)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan swasembada pangan merupakan fondasi kemandirian bangsa sekaligus langkah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di perdesaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menghadiri Halaqah Ulama Jawa Tengah bertema "Kemandirian Ekonomi Umat" di Wonosobo, Jawa Tengah, dan keterangan resminya diterima di Jakarta, Senin (13/7/2026).

"Swasembada itu kedaulatan. Kedaulatan adalah kehormatan, terutama bagi para petani di desa yang menjadi penopang pangan bangsa," ujarnya.

Menurut Zulkifli Hasan, swasembada pangan bukan hanya menjadi target pembangunan nasional, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana demi kemakmuran masyarakat.

Pemerintah Perkuat Kebijakan Sektor Pangan

Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah terus memperkuat sektor pangan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk menetapkan harga pembelian gabah petani sebesar Rp6.500 per kilogram.

"Sumber daya alam merupakan amanah yang perlu dikelola secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.

Selain menetapkan harga gabah, pemerintah juga memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi, menyederhanakan regulasi, dan memperkuat penyuluhan pertanian untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Produksi Beras dan Cadangan Pemerintah Meningkat

Zulkifli Hasan mengungkapkan berbagai kebijakan tersebut turut mendorong peningkatan produksi beras nasional hingga mencapai 34,7 juta ton.

Ia juga menyebut Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kini telah mencapai 5,2 juta ton, yang disebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Kegiatan Halaqah Ulama Jawa Tengah menjadi forum dialog antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk membahas upaya bersama membangun ekonomi umat yang mandiri dan berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan