HOME  ⁄  Ekonomi

Kemendag Sebut Permintaan Melemah Picu Penurunan HPE dan Harga Referensi Emas pada Paruh Kedua Juli

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemendag Sebut Permintaan Melemah Picu Penurunan HPE dan Harga Referensi Emas pada Paruh Kedua Juli
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Komoditas emas (ANTARA/HO-ICDX).)

Pantau - Kementerian Perdagangan menyatakan harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) komoditas emas kembali turun pada periode kedua Juli 2026 akibat melemahnya permintaan serta perpindahan dana investor ke aset berbunga.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana mengatakan, "Kenaikan yield obligasi dan masih tingginya suku bunga di sejumlah negara maju mendorong investor mengalihkan dana ke aset berbunga. Hal ini berakibat pada melemahnya harga emas dan adanya sebagian investor yang melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan," ungkapnya.

HPE emas periode kedua Juli 2026 ditetapkan sebesar 131.839,51 dolar AS per kilogram atau turun 2,71 persen dibandingkan periode pertama Juli 2026 yang berada di level 135.512,62 dolar AS per kilogram.

Sementara itu, harga referensi emas juga turun menjadi 4.100,67 dolar AS per troy ounce dari sebelumnya 4.214,92 dolar AS per troy ounce.

Berlaku Mulai 15 hingga 31 Juli 2026

Penetapan HPE dan HR emas diatur melalui Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1559 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.

Ketentuan tersebut berlaku untuk periode 15 hingga 31 Juli 2026.

Mengacu pada Data LBMA

Kemendag menetapkan HPE dan HR emas berdasarkan data dan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang mengacu pada publikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Penetapan tersebut juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Perindustrian.

Penulis :
Aditya Yohan