
Pantau - Kota Batam, Kepulauan Riau, menambah kapasitas pasokan listrik sebesar 300 megawatt (MW) melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam 3 dan Batam 4 guna mendukung pertumbuhan investasi dan kebutuhan energi yang terus meningkat.
Pasokan Listrik Diperkuat Lewat Proyek PLTGU
Penambahan kapasitas listrik tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PLTGU Batam 3 dan Batam 4 berkapasitas 2 x 150 MW di Kantor Korporat PLN Batam pada Kamis (16/7).
Perjanjian tersebut ditandatangani Direktur Utama Dalle Energy Batam Imron Gazali dan Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo serta disaksikan Duta Besar Swedia untuk Indonesia Daniel Blockert.
Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah mengatakan, “Ketersediaan listrik yang andal merupakan salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah. Kebutuhan energi akan terus meningkat seiring pesatnya perkembangan industri di Batam.”
Ia menambahkan, “Kehadiran tambahan pasokan listrik ini akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Batam. Keandalan pasokan listrik dan air menjadi keunggulan penting yang dimiliki Batam dalam mendukung iklim investasi.”
Firmansyah juga mengatakan, “Pemerintah terus berupaya untuk menarik investasi, termasuk untuk pengembangan kawasan data center di Nongsa Digital Park.”
PLN Batam Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan
Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo mengatakan Batam memiliki posisi strategis dengan pertumbuhan sektor industri, investasi, kawasan digital, data center, serta meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat.
PLN Batam terus memperkuat sistem kelistrikan melalui peningkatan kapasitas pembangkitan, transmisi, distribusi, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Kwin Fo mengungkapkan, “Penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam. Ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN Batam dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.”
Tambahan kapasitas listrik sebesar 300 MW tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan investasi, memperkuat kawasan industri, serta menunjang pengembangan ekonomi digital di Batam.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





