
Pantau - Penguatan ekonomi berbasis keluarga menjadi fokus Pengurus Daerah Perempuan Indonesia Raya Jawa Barat (PD PIRA Jabar) melalui pengembangan koperasi sebagai wadah pemberdayaan perempuan dan pelaku usaha.
PIRA Jabar menilai koperasi dapat menjadi instrumen strategis untuk memperluas akses usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi anggota.
Ketua PD PIRA Jabar, Prasetyawati mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam mengelola ekonomi rumah tangga sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi di lingkungan sekitarnya.
“Ketahanan ekonomi keluarga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga tetapi juga berkontribusi menjaga keharmonisan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan koperasi diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha perempuan melalui akses pemasaran, perluasan jaringan, dan pembangunan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Melalui koperasi, anggota diharapkan memiliki wadah untuk mengembangkan usaha secara kolektif dengan mengedepankan nilai gotong royong dan kekeluargaan.
“Pengembangan koperasi ini juga sejalan dengan komitmen Partai Gerakan Indonesia Raya dalam menjalankan prinsip ekonomi kerakyatan yakni pembangunan ekonomi yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat,” katanya.
Ia menambahkan prinsip tersebut selaras dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Dalam kerangka itu, koperasi dinilai memiliki posisi strategis karena berbasis kepemilikan bersama dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.
PIRA Jawa Barat menargetkan koperasi tidak hanya bergerak di simpan pinjam, tetapi juga berkembang menjadi pusat produksi, distribusi, pemasaran, hingga pelatihan dan pendampingan usaha.
Produk anggota diharapkan dapat dipasarkan melalui jaringan organisasi sehingga memiliki akses pasar lebih luas.
“Selain memperkuat usaha yang telah berjalan koperasi ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perempuan wirausaha baru anggota didorong mengembangkan potensi ekonomi sesuai karakteristik daerah masing-masing,” ucapnya.
Melalui penguatan koperasi, PIRA Jawa Barat berharap program organisasi dapat berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kegiatan silaturahmi pengurus yang digelar di Bandung juga menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
“Selain berperan sebagai pengelola keluarga perempuan juga didorong menjadi pelaku ekonomi yang mandiri produktif dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat,” tutupnya.
- Penulis :
- Khalied Malvino





