HOME  ⁄  Ekonomi

Trump Ancam Hentikan Perdagangan dengan Negara Pemicu Defisit jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Ancam Hentikan Perdagangan dengan Negara Pemicu Defisit jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga
Foto: (Sumber :Ketua bank sentral Amerika Serikat, The Fed, Kevin Warsh. ANTARA/Anadolu/aa..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang menyebabkan AS mengalami defisit apabila bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), tidak menurunkan suku bunga.

Ancaman tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, di tengah desakannya agar The Fed memangkas suku bunga.

"Turunkan suku bunga atau saya akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang menyebabkan kita defisit, yang telah diakui secara tegas oleh Mahkamah Agung AS dalam putusannya yang konyol dan sangat merugikan soal tarif, bahwa 'presiden' memiliki hak mutlak untuk melakukannya," kata Trump.

Trump juga meminta jajaran Dewan Gubernur The Fed bertindak "Cerdas" dan sesekali bersikap sebagai patriot.

Trump Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi

Dalam unggahan berikutnya, Trump menyatakan pertumbuhan ekonomi tidak menyebabkan inflasi dan menilai pandangan sebaliknya telah menghambat kemajuan ekonomi AS selama 25 tahun.

"Kita seharusnya mencapai pertumbuhan PDB sebesar 15 dan 20 persen, bukannya 2, 3, dan 4 persen; dan Amerika seharusnya bisa menjadi jauh lebih kuat secara finansial daripada saat ini. Utang kita akan lunas dan semua hal lain ini akan terwujud," kata Trump.

Trump juga menyebut setiap kenaikan satu poin suku bunga membebani negara sebesar 650 miliar dolar AS per tahun.

Kevin Warsh Pimpin The Fed

The Fed saat ini dipimpin Kevin Warsh yang sebelumnya pernah menjadi anggota Dewan Gubernur The Fed pada Februari 2006 hingga Maret 2011.

Trump mencalonkan Warsh sebagai ketua baru The Fed pada akhir Januari 2026 sebelum Senat AS menyetujui penunjukannya pada 13 Mei untuk masa jabatan empat tahun.

Trump pada akhir Mei mengatakan Warsh akan memimpin modernisasi besar-besaran di The Fed dengan tetap mempertahankan independensi bank sentral dalam mengambil keputusan.

Sebelum Warsh menjabat, Trump juga berulang kali mengkritik mantan Ketua The Fed Jerome Powell karena dinilai terlalu lambat menurunkan suku bunga acuan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026