HOME  ⁄  Ekonomi

CORE Nilai Pengunduran Diri Gubernur BI Berdampak Terbatas terhadap Pergerakan Rupiah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

CORE Nilai Pengunduran Diri Gubernur BI Berdampak Terbatas terhadap Pergerakan Rupiah
Foto: (Sumber :Ekonom dari Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy Manilet. ANTARA/HO-Core/am..)

Pantau - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo diperkirakan hanya berdampak terbatas terhadap pergerakan nilai tukar rupiah karena faktor eksternal masih menjadi penentu utama.

Yusuf mengatakan pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi sentimen global dibandingkan pergantian kepemimpinan di bank sentral.

Sentimen Global Dinilai Lebih Dominan

“Kalaupun terjadi pergerakan nilai tukar, baik berupa apresiasi maupun depresiasi, faktor yang lebih dominan tetap berasal dari sentimen global, seperti arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, kondisi geopolitik, hingga pergerakan arus modal,” ungkap Yusuf di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan pelaku pasar domestik lebih memperhatikan fundamental ekonomi dan arah kebijakan pemerintah daripada sekadar pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia.

Penunjukan Destry Beri Kepastian bagi Pasar

Yusuf menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai pelaksana tugas Gubernur BI dapat memberikan kepastian selama masa transisi kepemimpinan.

“Sosok beliau bukanlah figur baru di Bank Indonesia. Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry memiliki pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memahami dinamika pasar keuangan,” ujarnya.

Menurut Yusuf, rekam jejak Destry sebagai ekonom membuat pasar cenderung memandang proses transisi kepemimpinan sebagai kelanjutan kebijakan, bukan perubahan yang drastis.

Ia menegaskan perhatian utama investor asing tetap tertuju pada konsistensi Bank Indonesia dalam menjalankan mandat menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan.

Penulis :
Ahmad Yusuf