HOME  ⁄  Ekonomi

INET Perluas Bisnis ke Layanan Digital Korporasi melalui Peluncuran NewConnext

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

INET Perluas Bisnis ke Layanan Digital Korporasi melalui Peluncuran NewConnext
Foto: (Sumber :Managing Director PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Fadzri Sentosa (kiri), Chief Executive Officer NewConnext Noertattu Supanery (tengah), dan Direktur Utama INET Muhammad Arif (kanan) meresmikan NewConnext di Jakarta, Senin (27/7/2026). (ANTARA/HO-INET).)

Pantau - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) memperluas portofolio bisnis ke layanan digital korporasi melalui peluncuran NewConnext untuk memenuhi kebutuhan transformasi digital perusahaan yang terus meningkat.

Layanan tersebut dijalankan melalui anak usaha perseroan, PT Data Prima Solusindo, dengan menyediakan solusi digital terintegrasi yang mencakup konektivitas, pusat data, otomasi berbasis artificial intelligence (AI), hingga penyediaan tenaga profesional.

Direktur Utama INET Muhammad Arif mengungkapkan, "Kehadiran NewConnext memperkuat kemampuan kami untuk masuk lebih dalam ke kebutuhan pelanggan korporasi, mulai dari konektivitas, infrastruktur pendukung, layanan digital, hingga solusi operasional yang dibutuhkan perusahaan dalam menjalankan transformasi digital."

Peluncuran NewConnext dilakukan di Jakarta pada Senin (27/7) di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital nasional seiring perkembangan AI, cloud computing, dan pertumbuhan ekonomi digital.

Menurut Muhammad Arif, perusahaan kini membutuhkan layanan digital yang terintegrasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

Ia mengungkapkan, "Segmen korporasi membutuhkan mitra yang memahami infrastruktur, teknologi, dan kebutuhan operasional bisnis. Melalui NewConnext, kami ingin memperluas peran INET dari penyedia infrastruktur menjadi mitra pertumbuhan digital bagi pelanggan enterprise."

CEO NewConnext Noertattu Supanery mengatakan layanan tersebut mengintegrasikan infrastruktur kabel domestik dan internasional, pusat data, otomasi berbasis AI, serta solusi talenta profesional dalam satu ekosistem.

Layanan NewConnext mencakup konektivitas, infrastruktur teknologi informasi, dukungan pusat data, otomasi proses bisnis, serta penyediaan tenaga ahli sesuai kebutuhan operasional pelanggan.

Kementerian Komunikasi dan Digital sebelumnya mencatat kapasitas pusat data nasional meningkat dari sekitar 180 megawatt pada Oktober 2024 menjadi 290 megawatt pada Juni 2025 sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan pemrosesan dan penyimpanan data.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyatakan infrastruktur pusat data menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan AI dan penguatan ekonomi digital Indonesia.

Perseroan berharap segmen korporasi menjadi sumber pertumbuhan baru seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap konektivitas, keamanan data, efisiensi operasional, dan pemanfaatan teknologi digital.

INET menegaskan pengembangan layanan NewConnext akan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kesiapan operasional, tata kelola perusahaan, dan keberlanjutan layanan.

Penulis :
Ahmad Yusuf