HOME  ⁄  Ekonomi

Bulog Jawa Barat Pastikan Stok Beras 847 Ribu Ton, Ketahanan Pangan Aman hingga Musim Panen Berikutnya

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bulog Jawa Barat Pastikan Stok Beras 847 Ribu Ton, Ketahanan Pangan Aman hingga Musim Panen Berikutnya
Foto: (Sumber :Situasi Gudang Bulog, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (12/5/2026). (ANTARA/Feri Purnama).)

Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat memastikan ketahanan pangan di wilayah tersebut dalam kondisi kuat dengan menguasai stok beras sebanyak 847 ribu ton yang dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat hingga musim panen berikutnya pada 2026.

Penyerapan Gabah Dongkrak Cadangan Beras Pemerintah

Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Barat Nurman Susilo mengatakan kecukupan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ditopang oleh penyerapan hasil panen yang meningkat seiring produksi padi Jawa Barat pada 2025 yang mencapai 10,23 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau naik 18,54 persen.

Hingga pertengahan 2026, Bulog Jawa Barat telah menyerap 1.160.873 ton Gabah Kering Panen (GKP) dan 3.069 ton beras dengan total setara beras mencapai 596.896 ton.

"Produksi padi Jawa Barat yang meningkat menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus tumbuh. Bulog hadir untuk memastikan hasil produksi petani dapat terserap dengan baik sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Nurman menjelaskan Bulog membeli gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk kualitas GKP serta membuka akses bagi seluruh petani produsen lokal untuk menjual hasil panennya.

"Petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panennya. Seluruh petani memiliki kesempatan untuk menjual gabah kepada Bulog melalui jaringan yang tersedia, baik melalui satuan kerja Bulog maupun mitra penggilingan yang telah bekerja sama," katanya.

Bulog Jamin Pasokan Beras Tetap Stabil

Nurman menegaskan besarnya cadangan beras memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

"Stok yang kami miliki saat ini lebih dari cukup. Kami terus menjaga ketersediaan agar masyarakat Jawa Barat mendapatkan kepastian pasokan beras dengan harga yang stabil," ujarnya.

Bulog menyatakan ketersediaan stok tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi sepanjang tahun.

Penulis :
Aditya Yohan