HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Cabai Rawit Tembus Rp54.350 per Kg, Telur Ayam Ras Rp29.600 per Kg Menurut PIHPS

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Harga Cabai Rawit Tembus Rp54.350 per Kg, Telur Ayam Ras Rp29.600 per Kg Menurut PIHPS
Foto: (Sumber :Cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang putih dan komoditas lainnya yang dijual pedagang di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (26/7/2026). ANTARA/Harianto.)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran secara nasional mencapai Rp54.350 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di level Rp29.600 per kilogram berdasarkan data pada Rabu pukul 08.11 WIB.

Selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, PIHPS mencatat harga bawang merah sebesar Rp40.800 per kilogram dan bawang putih Rp42.250 per kilogram.

Harga Beras dan Cabai Beragam

Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II Rp14.550 per kilogram.

Beras kualitas medium I berada di harga Rp16.400 per kilogram, sementara beras kualitas medium II dijual Rp16.200 per kilogram.

Beras kualitas super I tercatat Rp17.700 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II mencapai Rp17.150 per kilogram.

Untuk komoditas cabai, harga cabai merah besar berada di level Rp49.100 per kilogram, cabai merah keriting Rp48.150 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp51.950 per kilogram.

Daging, Gula, dan Minyak Goreng Ikut Dipantau

PIHPS juga mencatat harga daging ayam ras segar sebesar Rp39.650 per kilogram.

Harga daging sapi kualitas I tercatat Rp151.100 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II mencapai Rp142.100 per kilogram.

Gula pasir kualitas premium dijual Rp20.300 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada di harga Rp19.100 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.500 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.300 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II sebesar Rp23.450 per liter.

PIHPS menyampaikan data tersebut berdasarkan pemantauan harga pangan strategis di tingkat pedagang eceran secara nasional yang dirilis pada Rabu.

Penulis :
Aditya Yohan