
Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung membangun fasilitas Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Lampung Timur sebagai bagian dari program penguatan infrastruktur pasca panen guna mendukung swasembada pangan, dengan kapasitas pengering (dryer) mencapai 120 ton gabah dan target operasional pada pertengahan 2027.
Fasilitas tersebut dibangun karena Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu sentra produksi padi terbesar di Provinsi Lampung sekaligus memiliki potensi pengembangan sektor pangan yang tinggi.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung, Rindo Safutra, mengungkapkan, "Kabupaten Lampung Timur merupakan salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Lampung dengan potensi produksi padi yang sangat besar. Melalui pembangunan RMU berkapasitas pengering mencapai 120 ton gabah ini, kami berharap proses pengolahan hasil panen menjadi lebih modern dan efisien."
Dukung Penyerapan Gabah dan Penguatan Cadangan Beras
RMU diharapkan mampu membantu penyerapan gabah petani secara lebih optimal sekaligus menjaga kualitas beras hasil pengolahan.
Keberadaan fasilitas tersebut juga ditargetkan memperkuat Cadangan Beras Pemerintah serta memperkuat rantai pasok pangan di Provinsi Lampung.
RMU memiliki kapasitas penggilingan enam jam per ton yang diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen.
Rindo Safutra mengatakan, "Kehadiran RMU dengan kapasitas penggilingan enam jam per ton, juga akan memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen. Kami berharap pembangunan fasilitas ini dapat berjalan dengan baik, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh petani, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan."
Program pembangunan RMU di Lampung Timur merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur pasca panen Perum Bulog di Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di dua lokasi.
RMU di Kabupaten Lampung Timur akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih enam hektare.
Bulog juga merencanakan pembangunan satu unit gudang di Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, yang nantinya akan masuk dalam operasional Bulog Cabang Metro.
Rindo Safutra mengungkapkan, "Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas pengering dryer 120 ton gabah dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2027. Dan hari ini memulai proses pembangunan setelah perizinan selesai."
MoU Perkuat Dukungan Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen
Pada hari yang sama, Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai dukungan pemerintah daerah untuk menunjang peningkatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Lampung Timur.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan RMU di Kabupaten Lampung Timur.
Pembangunan RMU merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen.
Rindo Safutra mengatakan, "Nota kesepahaman ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pembangunan infrastruktur pasca panen yang modern dan terintegrasi di Provinsi Lampung. Dan langkah awal yang sangat penting dalam mendukung pembangunan RMU di Kabupaten Lampung Timur, serta memperkuat ekosistem pangan nasional. Dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar pembangunan infrastruktur pasca panen dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat."
Menurut Rindo Safutra, Kabupaten Lampung Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional sehingga pembangunan RMU diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan sektor pangan di Provinsi Lampung.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nurmayah, menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung atas komitmennya membangun RMU di daerah tersebut.
Ela Siti Nurmayah mengatakan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung, atas komitmennya membangun Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Lampung Timur. Kehadiran fasilitas ini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah hasil panen petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah."
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyatakan siap memberikan dukungan penuh agar pembangunan RMU berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Lampung Timur.
- Penulis :
- Leon Weldrick



