
Pantau - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID membayarkan kewajiban pajak kepada pemerintah serta dividen senilai Rp32,82 triliun dan mencatat nilai ekonomi yang didistribusikan kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan mencapai Rp180,30 triliun sepanjang 2025 berdasarkan Sustainability Report 2025.
Binahidra Logiardi selaku Division Head of Sustainability MIND ID mengungkapkan, "Sebagai BUMN, kami adalah agent of development sehingga dampak ekonomi menjadi sangat penting. Kami mendukung program pemerintah untuk mendorong kedaulatan ekonomi nasional."
Nilai ekonomi yang didistribusikan tersebut menjadi bagian dari komitmen MIND ID dalam menciptakan nilai tambah ekonomi guna mendukung kemakmuran masyarakat.
Manfaat ekonomi tersebut mengalir secara langsung kepada daerah dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
MIND ID Perkuat Rantai Pasok Melalui Pemasok Lokal
Binahidra menjelaskan bahwa MIND ID sebagai holding industri pertambangan BUMN tidak hanya berfokus pada peningkatan kinerja operasional dan bisnis.
Perusahaan juga secara proaktif menjalankan perannya sebagai penggerak pembangunan ekonomi nasional melalui berbagai langkah strategis.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan lebih dari 90 persen pemasok Grup berasal dari pelaku usaha lokal dan domestik.
Keterlibatan pemasok lokal diterapkan pada seluruh tahapan kegiatan usaha, mulai dari eksplorasi hingga pemasaran produk.
Pemasok lokal terlibat dalam penyediaan bahan bakar, alat berat, suku cadang, layanan kontraktor, hingga kegiatan distribusi.
Binahidra mengatakan, "Dari sisi rantai pasok dan aspek sosial, kami melihat keterlibatan pemasok lokal dan domestik sangat penting. TKDN menjadi salah satu ukuran pencapaian operasi dan bisnis kami."
Keterlibatan Pelaku Usaha Nasional Dorong Dampak Ekonomi Daerah
MIND ID menilai keterlibatan pemasok lokal dan domestik berperan penting dalam memperkuat rantai pasok sekaligus memberikan dampak sosial yang positif.
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi salah satu indikator keberhasilan operasional dan bisnis perusahaan.
Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat perekonomian daerah, memitigasi risiko gangguan pasokan, serta meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.
Dengan semakin banyak melibatkan pelaku usaha nasional, manfaat ekonomi dari aktivitas pertambangan tidak hanya berasal dari produksi mineral.
Industri pendukung turut memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas pertambangan yang dijalankan MIND ID.
Komunitas lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan juga merasakan dampak ekonomi yang dihasilkan.
Wilayah operasional MIND ID tersebar mulai dari Sumatera Utara hingga Papua Tengah.
- Penulis :
- Arian Mesa



