HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih untuk Warga Lombok Barat Terdampak Kekeringan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih untuk Warga Lombok Barat Terdampak Kekeringan
Foto: (Sumber :Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK ) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak sebagai sebagai respons cepat atas penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Lombok Barat. ANTARA/HO - Kementerian PU.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Nusa Tenggara Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Lombok Barat sebagai respons cepat atas penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan.

Bantuan tersebut diberikan untuk warga di Dusun Gerebegan, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar dan Dusun Madak Belek 2, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas pemerintah, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan.

Ia mengungkapkan, "Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan."

Distribusi Air untuk 220 Kepala Keluarga

Kementerian PU menyalurkan total 12.000 liter air bersih menggunakan mobil tangki yang kemudian ditampung pada tandon berkapasitas 5.300 liter.

Bantuan tersebut memenuhi kebutuhan air bersih bagi 220 kepala keluarga yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat musim kemarau.

Kepala BPBPK NTB Dades Prinandes menegaskan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam mengurangi dampak kekeringan terhadap masyarakat.

Ia mengungkapkan, "Penanganan bencana tidak hanya berfokus pada respons saat kondisi darurat terjadi, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi."

Koordinasi Berlanjut Selama Musim Kemarau

Dades menjelaskan penyaluran air bersih merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar.

Ia mengungkapkan, "Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan."

Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan terus memantau wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih dan menyesuaikan distribusi bantuan sesuai perkembangan kondisi di lapangan selama musim kemarau berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf