HOME  ⁄  Ekonomi

OJK Sulteng Tingkatkan Literasi Keuangan Nelayan Lewat Pelatihan di Tolitoli

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

OJK Sulteng Tingkatkan Literasi Keuangan Nelayan Lewat Pelatihan di Tolitoli
Foto: (Sumber :Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi nelayan dan masyarakat pesisir di Desa Banagan, Kabupaten Tolitoli. ANTARA/HO-Humas OJK Sulteng.)

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi nelayan di Desa Banagan, Kabupaten Tolitoli, melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) sebagai bagian dari Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI).

Kegiatan yang digelar di Desa Banagan itu bertujuan mempersiapkan masyarakat pesisir agar mampu memanfaatkan layanan keuangan formal seiring pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

“Kami ingin nelayan tidak hanya tangguh saat melaut, tetapi juga cerdas dalam mengelola keuangan,” kata Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah Bonny Hardi Putra.

Bekali 130 Nelayan dengan Literasi Keuangan

Sebanyak 130 nelayan mengikuti pelatihan yang membahas literasi dan inklusi keuangan, mulai dari pengelolaan keuangan, pemanfaatan tabungan dan asuransi, hingga akses pembiayaan produktif untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Menurut Bonny, Desa Banagan merupakan salah satu calon lokasi KNMP Tahap I sehingga OJK melakukan langkah inkubasi lebih awal agar masyarakat siap memanfaatkan ekosistem keuangan yang akan dibangun.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga diharapkan melahirkan agen literasi keuangan di tingkat masyarakat yang dapat menyebarluaskan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, penggunaan produk jasa keuangan formal, serta perlindungan konsumen.

Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

OJK Sulawesi Tengah menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, serta industri jasa keuangan dalam mendukung pengembangan KNMP di Desa Banagan melalui Program EKI.

“OJK Sulawesi Tengah akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan pelaku industri jasa keuangan dalam mendukung pengembangan KNMP di Desa Banagan melalui Program EKI,” ungkap Bonny.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat pesisir terhadap layanan keuangan formal, memperkuat ketahanan usaha nelayan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Desa Banagan.

Penulis :
Aditya Yohan