
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur memanen sekitar 10 ton gabah dari lahan seluas 2,5 hektare di Kawasan urban farming Bali Lestari, Cakung, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan perkotaan.
Panen Padi Hasilkan Sekitar 10 Ton Gabah
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan panen padi varietas Ciherang tersebut merupakan hasil penanaman yang dilakukan sekitar tiga bulan lalu bersama masyarakat dan kelompok tani setempat.
Ia mengungkapkan, "Alhamdulillah, setelah sekitar tiga bulan, kita bisa melaksanakan panen padi. Lahan padi sekitar 2,5 hektare dan diperkirakan menghasilkan sekitar 10 ton gabah."
Munjirin menjelaskan lahan yang dikelola tidak hanya ditanami padi, tetapi juga sekitar 1 hektare jagung.
Ia menambahkan hasil panen jagung maskot pakan ternak telah mencapai sekitar 2,5 ton.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan lahan di kawasan perkotaan tetap dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Warga Diajak Manfaatkan Lahan Tidur
Munjirin mengapresiasi Kelompok Tani Bali Lestari yang dinilai berhasil mengelola lahan pertanian secara produktif.
Ia mengatakan model pertanian perkotaan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga ketahanan pangan.
Ia mengungkapkan, "Kami dari Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan yang ada di sekitarnya agar ditanami tanaman pangan yang bermanfaat dan dapat dikonsumsi masyarakat."
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bali Lestari Sulis menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Tim Penggerak PKK selama musim tanam pertama.
Ia mengatakan, "Insya Allah, kami terus semangat menanam dan memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan."
Sulis menjelaskan hasil panen padi akan dipasarkan, sedangkan hasil panen jagung telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
- Penulis :
- Aditya Yohan



