HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Daging Sapi Nasional Menembus HAP, BPS Minta Daerah Waspadai Kenaikan Harga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Harga Daging Sapi Nasional Menembus HAP, BPS Minta Daerah Waspadai Kenaikan Harga
Foto: (Sumber :Seorang penjual memotong daging sapi di Pasar Rawasari, Jakarta, Senin (16/3/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh..)

Pantau - Harga rata-rata daging sapi secara nasional mencapai Rp143.737 per kilogram pada minggu pertama Agustus 2026 atau melampaui harga acuan penjualan (HAP) tingkat konsumen sebesar Rp140.000 per kilogram.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan kondisi tersebut dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

BPS mencatat terdapat 56 kabupaten dan kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging sapi.

"Daging sapi ini yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena secara nasional rata-rata harga daging sapi pada Minggu 1 Agustus 2026 ini sudah di atas HAP," ujar Amalia.

Sejumlah daerah tercatat memiliki harga daging sapi jauh di atas HAP sekaligus masih mengalami kenaikan IPH.

Di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, harga rata-rata daging sapi mencapai Rp165.000 per kilogram atau 17,86 persen di atas HAP.

IPH daging sapi di Kabupaten Kubu Raya juga masih mengalami kenaikan sebesar 7,51 persen.

"Contoh kedua adalah Kabupaten Melawi harga sapinya sudah 28,6 persen di atas HAP dan saat ini sudah menyentuh Rp180.000 per kilogram," kata Amalia.

Kabupaten Kutai Kartanegara juga mencatat harga daging sapi sebesar Rp157.333 per kilogram atau 12,38 persen di atas HAP dengan kenaikan IPH sebesar 4,33 persen.

Sementara itu, harga daging sapi di Kota Sungai Penuh, Jambi, tercatat Rp149.000 per kilogram atau 6,43 persen di atas HAP dengan kenaikan IPH sebesar 2,75 persen.

BPS meminta pemerintah daerah mencermati perkembangan harga daging sapi karena rata-rata nasional telah melampaui harga acuan penjualan.

Perhatian terutama diperlukan di daerah yang masih mengalami kenaikan IPH sekaligus mencatat harga daging sapi pada level tinggi.

Pengendalian harga dinilai perlu dilakukan untuk mengantisipasi berlanjutnya kenaikan harga daging sapi di tingkat konsumen.

BPS juga menekankan pemantauan perlu difokuskan pada daerah dengan harga tertinggi agar perkembangan komoditas tersebut dapat segera dikendalikan.

Penulis :
Ahmad Yusuf