HOME  ⁄  Ekonomi

Pasokan Sapi Mataram Dipastikan Aman, Pemotongan Diprediksi Melonjak saat Puncak Maulid Nabi

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pasokan Sapi Mataram Dipastikan Aman, Pemotongan Diprediksi Melonjak saat Puncak Maulid Nabi
Foto: Aktivitas pedagang daging di Pasar Dasan Agung, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tetap ramai pembeli meskipun harga sudah mulai naik menjadi Rp160.000 per kilogram, Kamis 20/8/2026 (sumber: ANTARA/Nirkomala)

Pantau - Dinas Pertanian Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memastikan pasokan sapi hidup mencukupi kebutuhan masyarakat selama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 meskipun permintaan sapi dan daging diperkirakan meningkat.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram Lalu Hapiludin mengatakan pasokan sapi hidup terus didatangkan secara rutin dari luar Kota Mataram melalui mekanisme izin rekomendasi.

"Untuk memenuhi kebutuhan, pasokan sapi hidup terus kami datangkan secara rutin melalui izin rekomendasi, salah satunya dari Kabupaten Sumbawa," kata Lalu Hapiludin di Mataram, Kamis.

Pasokan Sapi Ditingkatkan Menjelang Puncak Maulid

Dalam kondisi normal, rekomendasi pengiriman sapi hidup ke Kota Mataram mencapai sekitar 100 ekor setiap minggu.

Memasuki periode hari besar, jumlah pasokan tersebut biasanya ditingkatkan menjadi sekitar 150 ekor sapi.

Jumlah itu belum termasuk pasokan ternak lokal dari sejumlah kabupaten yang menjadi daerah penyangga Kota Mataram.

Aktivitas pemotongan sapi diperkirakan meningkat signifikan setelah memasuki pertengahan bulan Maulid, terutama mulai 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah atau 25 Agustus 2026.

Dalam kondisi normal, jumlah sapi yang dipotong di dua Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Mataram berkisar 35 hingga 40 ekor per hari.

Saat puncak perayaan Maulid Nabi, jumlah pemotongan diprediksi meningkat menjadi sekitar 50 hingga 60 ekor per hari karena tingginya kebutuhan masyarakat untuk tradisi perayaan Maulid.

Peningkatan permintaan terutama diperkirakan terjadi di sejumlah kawasan yang memiliki tradisi perayaan Maulid secara besar-besaran, termasuk Sekarbela dan Dasan Agung.

Harga Daging Sapi Berpotensi Naik

Lonjakan permintaan selama perayaan Maulid Nabi juga diperkirakan berdampak terhadap harga daging sapi di tingkat konsumen.

Dalam kondisi normal, harga daging sapi di Kota Mataram berada pada kisaran Rp135.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Ketika permintaan meningkat pada periode perayaan Maulid, harga daging sapi dapat naik menjadi sekitar Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram.

"Dalam kondisi seperti itu, kami tidak bisa intervensi penuh karena terjadi hukum pasar. Pemintaan meningkat maka harga naik," kata Lalu Hapiludin.

Dinas Pertanian Kota Mataram tetap berupaya menjaga stabilitas pasokan dengan rutin menerbitkan izin rekomendasi pemasukan daging beku dari luar daerah.

Daging beku yang masuk ke Kota Mataram terdiri atas daging sapi dan daging ayam dengan rata-rata kuota pengiriman yang diajukan setiap pelaku usaha atau perusahaan mencapai 5 hingga 7 ton.

Besaran pengiriman tersebut disesuaikan dengan kapasitas alat angkut berupa kontainer berpendingin.

"Di Mataram saat ini ada puluhan pelaku usaha daging beku yang aktif," kata Lalu Hapiludin.

Daging Beku Diprioritaskan untuk Horeka dan Industri

Pengadaan daging beku di Kota Mataram terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sektor Horeka yang meliputi hotel, restoran, dan kafe serta industri pengolahan.

Sementara itu, minat masyarakat umum terhadap daging beku masih relatif rendah karena konsumen cenderung memilih daging sapi maupun ayam segar di pasar tradisional meskipun harganya lebih tinggi.

"Masyarakat yang beli daging beku ada, tapi sedikit dan kebanyakan memilih daging segar," kata Lalu Hapiludin.

Daging beku juga tidak diperbolehkan dijual secara bebas di pasar tradisional yang tidak memiliki fasilitas pendingin memadai karena kondisinya harus tetap dipertahankan beku selama proses penjualan.

"Jika di jual dalam kondisi tidak beku, dikhawatirkan bisa memicu bakteri," kata Lalu Hapiludin.

Secara keseluruhan, Dinas Pertanian Kota Mataram memastikan kebutuhan sapi menjelang perayaan Maulid Nabi 1448 Hijriah dapat dipenuhi melalui pasokan rutin sapi hidup dari luar daerah dan daerah penyangga serta didukung pemasukan daging beku untuk sektor Horeka dan industri olahan.

Penulis :
Shila Glorya