HOME  ⁄  Ekonomi

BSI Perkuat Sinergi dengan NU untuk Dorong Literasi Keuangan Syariah dan Kemandirian Pesantren

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

BSI Perkuat Sinergi dengan NU untuk Dorong Literasi Keuangan Syariah dan Kemandirian Pesantren
Foto: Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bersama Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) (sumber: BSI)

Pantau - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI memperkuat sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU) untuk meningkatkan literasi dan penetrasi keuangan syariah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia.

Penguatan kerja sama tersebut berlangsung sejalan dengan momentum penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan apresiasi kepada NU atas terselenggaranya forum tersebut.

"Sejalan dengan momentum Muktamar NU ke-35, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada NU atas terselenggaranya forum penting tersebut," kata Anggoro.

BSI dan NU Perkuat Ekonomi Umat

Sinergi BSI dan NU diarahkan ke sejumlah sektor yang berkaitan dengan penguatan ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut berupa dukungan pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk untuk pengembangan ekonomi komunitas dan lingkungan pesantren.

Selain pembiayaan, kerja sama tersebut mencakup pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha serta digitalisasi layanan pesantren agar pengelolaan layanan dan aktivitas keuangan lebih efektif.

Kolaborasi dengan NU juga menjadi bagian dari upaya BSI menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif.

Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui peningkatan literasi keuangan syariah di lingkungan pesantren dan masyarakat serta mendorong pemanfaatan berbagai produk dan kanal digital perbankan syariah.

Anggoro menilai NU mempunyai peran strategis dalam membangun Islamic ecosystem di Indonesia, mulai dari pengembangan ekosistem kelembagaan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penguatan ekosistem pesantren.

"Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki peran strategis dalam menghadirkan gagasan dan ide-ide inspiratif yang dapat mendorong kemajuan umat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Anggoro.

BSI Kelola Layanan Keuangan Lebih dari 14 Ribu Pesantren

Dalam penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, BSI memberikan perhatian khusus terhadap pesantren yang dipandang tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BSI terus memperkuat literasi dan penetrasi layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perhatian khusus diberikan kepada Jawa Timur karena wilayah tersebut menjadi salah satu daerah dengan basis pesantren terbesar di Indonesia.

BSI menyediakan berbagai kemudahan dan solusi layanan keuangan untuk membantu pesantren naik kelas dan semakin mandiri secara ekonomi.

Layanan tersebut antara lain cash management untuk mendukung pengelolaan keuangan dalam ekosistem pesantren serta BSI Agen untuk memperkuat perputaran kegiatan ekonomi di tingkat lokal.

BSI juga mengoptimalkan BYOND by BSI sebagai platform mobile banking yang memungkinkan civitas pesantren mengakses berbagai layanan perbankan BSI secara digital.

Saat ini, BSI dipercaya mengelola layanan keuangan pada lebih dari 14 ribu pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sekitar 23,9 persen berada di Jawa Timur.

Besarnya jumlah pesantren tersebut menjadi motivasi bagi BSI untuk terus memperkuat peran bank syariah sebagai mitra strategis pesantren melalui penyediaan berbagai layanan keuangan syariah.

Melalui penguatan layanan tersebut, BSI mendorong pesantren agar tidak hanya berkembang sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga semakin berperan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penguatan peran pesantren tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah secara nasional.

BSI Harapkan Sinergi dengan NU Terus Diperkuat

BSI berharap kerja sama dengan NU terus diperkuat sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan kuat.

"BSI berharap sinergi bersama NU dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang semakin inklusif, kuat, dan memberikan dampak positif bagi Indonesia," kata Anggoro.

Melalui sinergi tersebut, BSI juga berharap dapat meningkatkan kemandirian ekonomi umat sekaligus memperluas manfaat ekonomi syariah bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026