
Pantau - Pemerintah Kabupaten Simalungun menggandeng Bank Sumut untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital melalui penandatanganan nota kesepahaman mengenai sinergi pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki dan memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya pengelolaan keuangan daerah.
"Pemanfaatan teknologi dan layanan perbankan digital menjadi bagian penting untuk memastikan setiap proses transaksi dan pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan secara tertib, mudah dipantau, dan dipertanggungjawabkan," katanya.
Anton menegaskan kolaborasi dengan Bank Sumut diharapkan tidak hanya sebatas penyediaan layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi pengelolaan pemerintahan yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Prinsipnya, setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Karena itu, tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan daerah," katanya.
Kerja Sama Mencakup Pembiayaan KUR Mikro
Selain memperkuat sistem transaksi dan pengelolaan keuangan daerah, kerja sama tersebut mencakup dukungan pembiayaan melalui KUR Mikro Cluster Jagung.
Program itu diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha dan petani sekaligus mendorong pengembangan sektor produktif di Kabupaten Simalungun.
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Sumut untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
"Bank Sumut tidak hanya hadir sebagai bank yang mengelola transaksi keuangan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong transformasi layanan, memperluas akses pembiayaan, dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat," katanya.
Bank Sumut Perkuat Layanan Transaksi Digital
Heru mengatakan pemanfaatan layanan digital dapat memperkuat efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Melalui QRIS Dinamis PBB, QRISPATI, Smart Cash, dan berbagai layanan lainnya, kami ingin menghadirkan ekosistem transaksi yang lebih mudah, cepat, dan aman. Pada saat yang sama, kami akan terus mendukung program pembangunan dan penguatan ekonomi daerah," katanya.
Sinergi tersebut juga diarahkan untuk mendukung transformasi digital tata kelola pemerintahan, meningkatkan inklusi keuangan, serta memperkuat sektor ekonomi produktif di Kabupaten Simalungun.
- Penulis :
- Gerry Eka




