HOME  ⁄  Ekonomi

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal untuk Perkuat Daya Saing Destinasi Wisata Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal untuk Perkuat Daya Saing Destinasi Wisata Indonesia
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Pengunjung memilih sajian makanan yang dijual pada kegiatan Gebyar Kuliner Jakarta Halal Viral di Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (19/7/2026). Pameran kuliner tersebut untuk mengenalkan jajanan yang sedang viral dari berbagai daerah di Indonesia kepada warga Kediri agar mendorong pengembangan wisata kuliner halal sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif lokal. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hma.)

Pantau - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong kepastian halal sebagai nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus upaya memperkuat daya saing destinasi wisata unggulan Indonesia di pasar pariwisata global.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan ketersediaan produk halal dapat memberikan layanan yang lebih inklusif kepada wisatawan dengan berbagai latar belakang dan kebutuhan.

“Dalam konteks pariwisata global, ketersediaan produk halal juga menjadi bagian dari upaya memberikan layanan yang inklusif kepada wisatawan dengan latar belakang dan kebutuhan yang beragam,” kata Haikal dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal di Bali

Haikal mencontohkan Bali sebagai salah satu destinasi wisata internasional yang terus didorong melalui pembinaan dan pengawasan agar pelaku usaha dengan produk halal mendaftarkan produknya untuk memperoleh sertifikat halal.

Menurut dia, keberadaan produk halal di Bali diperlukan karena wilayah tersebut dikunjungi wisatawan dari berbagai negara dengan kebutuhan yang beragam.

“Halal diperlukan di Bali. Ada wisatawan yang membutuhkan. Karena itu, kalau sudah bersertifikat halal, label halalnya harus terlihat agar memberikan kepastian dan kenyamanan kepada konsumen,” kata dia.

BPJPH juga mendorong pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat halal untuk memasang label halal secara jelas di lokasi yang mudah terlihat oleh konsumen.

“Kalau sudah bersertifikat halal, label halalnya dipasang. Itu menjadi informasi kepada masyarakat bahwa produk ini sudah halal, sehingga konsumen lebih yakin dan percaya untuk datang,” ujarnya menambahkan.

Halal Dinilai Berkaitan dengan Kualitas Produk

BPJPH terus memperkuat pembinaan dan pengawasan Jaminan Produk Halal (JPH) di Bali untuk memberikan kepastian serta kenyamanan kepada wisatawan.

Pembinaan tidak hanya menyasar usaha yang belum memiliki sertifikat halal, tetapi juga pelaku usaha yang sudah tersertifikasi agar memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat melalui pemasangan label.

“Sertifikasi produk halal di Bali menjadi semakin relevan seiring dengan berkembangnya halal sebagai standar universal. Halal tidak lagi semata-mata dipahami sebagai kebutuhan konsumen Muslim saja. Halal terkait dengan kualitas, kebersihan, kesehatan, traceability (ketertelusuran), dan proses produksi yang bertanggung jawab,” ujar Haikal.

BPJPH menilai kepastian halal dapat menjadi bagian dari pengembangan pelayanan pariwisata yang mampu mengakomodasi kebutuhan konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk pelaku usaha.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026