
Pantau - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI mengucurkan pembiayaan maksimal Rp192 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan.
Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembiayaan tersebut diarahkan agar pembangunan infrastruktur memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat potensi ekonomi Sulawesi Barat.
"Melalui pembiayaan ini, kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi memberikan manfaat, yang dapat dirasakan masyarakat dan memperkuat potensi ekonomi Sulawesi Barat," kata Reynaldi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Pembiayaan mencakup peningkatan dan preservasi jalan, pembangunan jembatan, penataan kawasan strategis, rehabilitasi bendung, serta peningkatan jaringan daerah irigasi.
Separuh Jaringan Jalan Sulawesi Barat Perlu Penanganan
SMI mencatat sebanyak 50,23 persen kondisi jaringan jalan Provinsi Sulawesi Barat masih memerlukan penanganan.
"Kondisi tersebut turut memengaruhi biaya operasional kendaraan, waktu tempuh, distribusi barang, serta mobilitas masyarakat," ujar Reynaldi.
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi dan layanan publik.
Penguatan infrastruktur irigasi juga dilakukan melalui rehabilitasi bendung dan peningkatan jaringan daerah irigasi di Papalang Sampaga, Bantalaka, Lakejo, dan Tobadak.
Rehabilitasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan pasokan air bagi sektor pertanian, meningkatkan produktivitas lahan dan indeks pertanaman, memperluas luas tanam efektif, serta mengurangi risiko gagal panen.
"Hal ini menjadi semakin strategis mengingat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 47,41 persen terhadap perekonomian Sulawesi Barat," kata Reynaldi.
SMI Perluas Alternatif Pembiayaan Daerah
Reynaldi mengatakan kerja sama tersebut memperkuat peran SMI dalam menyediakan alternatif pembiayaan pembangunan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Dukungan pembiayaan daerah dari PT SMI memungkinkan pemerintah daerah memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan tanpa mengurangi ruang anggaran untuk menjaga keberlanjutan kebutuhan dan layanan publik lainnya," tutur Reynaldi.
Hingga Juni 2026, SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah mencapai Rp37,41 triliun dengan nilai pembiayaan yang masih berjalan sebesar Rp13,67 triliun.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




