HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Memperkuat Fuel Terminal Baubau untuk Menjaga Distribusi Energi Indonesia Timur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina Memperkuat Fuel Terminal Baubau untuk Menjaga Distribusi Energi Indonesia Timur
Foto: (Sumber :Kegiatan Management Walk Through (MWT) di Fuel Terminal (FT) Baubau, Sulawesi Tenggara yang dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas. ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah memastikan kesiapan Fuel Terminal (FT) Baubau di Sulawesi Tenggara untuk menjaga distribusi BBM dan energi lainnya ke wilayah Indonesia Timur tetap aman dan lancar.

Pengecekan dilakukan melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas dengan meninjau fasilitas, kesiapan personel, proses operasional, serta pola distribusi energi di FT Baubau.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar mengatakan FT Baubau memiliki posisi strategis dalam rantai distribusi energi, khususnya untuk melayani wilayah kepulauan dan daerah di Indonesia Timur.

“FT Baubau memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan distribusi energi, khususnya untuk wilayah-wilayah di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, kami terus memastikan sarana dan fasilitas, kesiapan personel, serta proses operasional dikelola secara optimal agar penyaluran dapat berjalan aman, andal, dan sesuai kebutuhan,” kata Deny di Baubau, Sabtu (5/9).

Pemerintah Periksa Kesiapan Terminal

Pertamina menyatakan keandalan sarana, ketepatan distribusi, dan kesiapan operasional menjadi faktor penting untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia di wilayah dengan karakteristik geografis kepulauan.

Deny mengatakan Pertamina akan menindaklanjuti arahan dan masukan pemerintah dalam kegiatan MWT untuk meningkatkan keandalan operasional FT Baubau.

“Dukungan dan perhatian dari pemerintah menjadi penguatan bagi kami untuk menjaga keandalan FT Baubau sekaligus meningkatkan kualitas layanan distribusi energi bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur,” tambahnya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman mengapresiasi kesiapan fasilitas dan pelaksanaan penyaluran energi dari FT Baubau.

"Kami berharap keandalan ini dapat terus dijaga serta ditingkatkan,” ujar Laode.

Laode menilai kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting karena distribusi energi di Indonesia Timur menghadapi tantangan geografis tersendiri.

“Wilayah Indonesia timur memiliki tantangan distribusi tersendiri. Karena itu, kesiapan fasilitas dan pengelolaan distribusi seperti yang dilakukan di Bau-Bau perlu terus dipertahankan,” tambahnya.

BPH Migas Tekankan Distribusi Tepat Sasaran

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan pengelolaan distribusi energi, khususnya BBM, harus dilakukan secara tepat, terukur, dan sesuai ketentuan.

"Kami melihat peran FT Baubau cukup strategis dalam mendukung distribusi di kawasan Indonesia timur. Pengelolaan yang baik perlu terus dijaga agar penyaluran dapat berlangsung efektif dan tepat sasaran,” ucap Wahyudi.

Menurut Wahyudi, koordinasi pemerintah dengan badan usaha perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi kendala distribusi sedini mungkin.

“Penguatan koordinasi dan evaluasi secara berkala penting dilakukan untuk memastikan setiap potensi kendala dapat diantisipasi lebih awal. Dengan begitu, pelayanan energi kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” kata Wahyudi.

Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus memperkuat infrastruktur, meningkatkan keandalan operasional, serta melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan pelanggan di Indonesia Timur.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026