
Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih merumuskan mekanisme price discovery atau pembentukan harga di Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan perumusan mekanisme tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan praktik serta perkembangan harga komoditas di bursa global maupun domestik.
"Ini menjadi pertanyaan banyak pihak dan tentunya harapan kita semua terkait price discovery ini. Kami sampaikan bahwa terkait dengan hal ini, mekanismenya sedang kami rumuskan dengan melihat praktik serta perkembangan harga komoditas di bursa global dan juga domestik," ungkap Friderica.
Friderica yang akrab disapa Kiki mengatakan keberadaan BMKS diharapkan semakin memperkuat transparansi dalam proses pembentukan harga komoditas.
BMKS juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi perdagangan sekaligus mendorong penciptaan nilai tambah terhadap komoditas nasional.
Pengembangan bursa tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam bagi perekonomian nasional.
Kebijakan itu juga diarahkan untuk mengoptimalkan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu produsen utama berbagai mineral dan komoditas strategis dunia.
"Harapannya tentu seluruh SDA ini dapat bermanfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bangsa, dan negara kita," kata Kiki.
OJK Siapkan Dua Kerangka Pengaturan BMKS
Dalam mempersiapkan pembentukan BMKS, OJK tengah menyiapkan dua kerangka pengaturan utama sebagai landasan penyelenggaraan dan pengawasan bursa.
Kerangka pertama berupa Rancangan Peraturan OJK tentang Penahapan Peralihan Tugas dan Wewenang Pengaturan dan Pengawasan Transaksi pada BMKS.
Kerangka kedua adalah Rancangan Peraturan OJK tentang Penyelenggaraan BMKS.
Kedua rancangan pengaturan tersebut saat ini masih berada dalam tahap konsultasi publik.
OJK juga akan berkonsultasi dengan DPR mengenai pengaturan BMKS sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Dari sisi internal, OJK memperkuat kapasitas kelembagaan untuk mendukung pembentukan hingga operasional BMKS.
Penguatan tersebut mencakup persiapan infrastruktur untuk menjalankan fungsi pengaturan, perizinan, dan pengawasan BMKS.
OJK turut menyiapkan organisasi, sumber daya manusia (SDM), serta berbagai infrastruktur pendukung lainnya.
Menurut Kiki, ekosistem mineral dan komoditas strategis memiliki cakupan luas dan kompleks sehingga pembentukan serta operasionalisasi bursanya membutuhkan persiapan matang dan dilakukan secara bertahap.
"Ekosistem mineral dan komoditas strategis yang luas dan kompleks tentunya memerlukan persiapan serta penahapan yang matang dalam pembentukan dan operasionalisasi bursanya," ungkap Kiki.
OJK Gandeng BI, Danantara hingga Pelaku Industri
OJK menyusun kerangka proses bisnis, pengaturan, serta pengawasan BMKS secara komprehensif dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem, infrastruktur pasar, dan tata kelola.
Kerangka tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas perdagangan mineral dan komoditas strategis yang transparan, efisien, serta berintegritas.
Dalam proses pembentukan BMKS, OJK terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pelaku industri terkait.
Koordinasi terutama dilakukan bersama pihak-pihak yang tergabung dalam Satgas Percepatan Pembentukan Bursa Mineral Komoditas Strategis.
Pihak yang terlibat antara lain Badan Industri Mineral (BIM), Danantara, Bank Indonesia, serta pelaku industri mineral dan komoditas strategis.
"Oleh karena itu, dalam proses tersebut kami terus melakukan koordinasi secara intensif dengan kementerian maupun lembaga terkait, khususnya tergabung dalam Satgas Percepatan Pembentukan Bursa Mineral Komoditas Strategis, antara lain BIM (Badan Industri Mineral), Danantara, Bank Indonesia, serta tentunya pelaku dari industri tersebut," kata Kiki.
OJK menargetkan rangkaian persiapan tersebut menjadi fondasi bagi pembentukan dan operasionalisasi BMKS yang mampu mendukung perdagangan komoditas nasional secara transparan, efisien, dan berintegritas.
- Penulis :
- Leon Weldrick




