
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyediakan 11.554 tempat duduk dalam 21 perjalanan kereta api menuju Jakarta pada Selasa, 8 September 2026, untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan kapasitas tersebut terdiri atas 10.572 tempat duduk dari kereta reguler serta tambahan kapasitas melalui dua perjalanan kereta.
“Untuk tujuan Jakarta, total ada 21 perjalanan dengan 11.554 tempat duduk, yang terdiri dari perjalanan reguler dan tambahan. Kami juga menambah kapasitas KA Anggrek sebanyak 50 tempat duduk, dari sebelumnya 400 menjadi 450 tempat duduk,” kata Mahendro.
Dua Kereta Tambahan Dioperasikan
KAI mengoperasikan KA Tambahan SBI-GMR relasi Surabaya Pasarturi-Gambir dengan kapasitas 582 tempat duduk serta KA Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir dengan kapasitas 350 tempat duduk.
KA Tambahan SBI-GMR dijadwalkan berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 11.00 WIB dengan rangkaian tiga kereta eksekutif dan enam kereta ekonomi Stainless Steel New Generation.
Sementara itu, KA Gajayana Tambahan berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB dengan menggunakan tujuh kereta eksekutif.
KAI juga meningkatkan kapasitas KA Anggrek yang berangkat pada malam hari dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 21.15 WIB.
"Rangkaian kereta eksekutif ditambah dari delapan menjadi sembilan kereta sehingga kapasitas meningkat 50 tempat duduk menjadi 450 tempat duduk," ucap Mahendro.
Daop 8 Operasikan 41 Perjalanan
Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 41 perjalanan kereta api dengan kapasitas mencapai 23.384 tempat duduk pada Selasa.
Penambahan perjalanan dan kapasitas dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat yang melakukan perjalanan menuju Jakarta di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan perjalanan masyarakat dan menyesuaikan kapasitas angkutan apabila diperlukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” ujar Mahendro.
- Penulis :
- Aditya Yohan




