HOME  ⁄  Ekonomi

Mendag Budi Santoso Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Tembus Pasar Global

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Mendag Budi Santoso Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Tembus Pasar Global
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menghadiri pembukaan Pelatihan Gapai Pasar Global dengan AI bersama Meta di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu 9/9/2026 (sumber: ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Pantau - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia memanfaatkan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI), untuk memperluas pemasaran dan menembus pasar global.

Budi mengatakan teknologi AI dapat mempermudah UMKM dalam memasarkan sekaligus menjelaskan produk kepada calon pembeli atau buyer dari luar negeri.

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, calon pembeli diharapkan dapat lebih mudah memahami dan mengenali produk-produk yang ditawarkan UMKM Indonesia.

"Jadi nanti ada pelatihan bagaimana menyebabkan teknologi digital, khususnya AI. Cara kita berjualan seperti apa, saya pikir dengan AI nanti lebih mudah kita bisa menembus pasar global," ujar Budi dalam pembukaan Pelatihan Gapai Pasar Global dengan AI bersama Meta di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu.

AI Tak Hanya untuk UMKM Berorientasi Ekspor

Budi menjelaskan pemanfaatan teknologi digital dan AI tidak hanya ditujukan kepada UMKM yang memiliki orientasi ekspor.

Menurut dia, teknologi tersebut juga dapat digunakan pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan penjualan produk di pasar domestik.

Pengalaman sejumlah UMKM Indonesia yang telah melakukan ekspor menunjukkan bahwa penggunaan AI dapat membantu calon pembeli memahami dan mengenali produk-produk asal Indonesia.

Kementerian Perdagangan pun memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi digital dan AI untuk mendukung kegiatan usaha.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Sebelumnya, pelatihan serupa telah dilaksanakan di Bandung dan Batam serta selanjutnya akan digelar secara bergilir di daerah-daerah lain mengingat besarnya jumlah pelaku UMKM di Indonesia.

Produk UMKM Telah Dikurasi dan Memenuhi Standar Ekspor

Budi menegaskan produk UMKM yang mengikuti program tersebut telah melewati proses kurasi.

Berdasarkan hasil kurasi, produk-produk tersebut dinilai telah memenuhi standar untuk memasuki pasar ekspor.

Setelah produk memenuhi standar ekspor, pemerintah memfokuskan pendampingan pada peningkatan kemampuan UMKM dalam menjual dan mengiklankan produknya.

"Produk-produk ini memang sudah memenuhi atau standar ekspor, sehingga sekarang fokus kita adalah bagaimana cara berjualan, bagaimana cara beriklan," kata Budi.

Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Meta Indonesia dan UMKIndonesia ID untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM.

Pendampingan tersebut difokuskan pada pemanfaatan teknologi digital, termasuk AI, untuk mendukung pemasaran dan periklanan produk UMKM.

Budi berharap peningkatan kemampuan digital dapat memperkuat daya saing UMKM Indonesia sekaligus memperluas akses pasar produk lokal, baik di dalam negeri maupun mancanegara.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026