
Pantau - Kementerian Transmigrasi melalui Program Ekspedisi Patriot 2026 mendorong percepatan hilirisasi berbagai produk lokal di Manokwari, Papua Barat, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendampingan kepada masyarakat lokal dan transmigran.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada riset dan kajian, tetapi juga mendorong masyarakat mengembangkan potensi ekonomi serta produk unggulan dengan pendampingan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
"Pengembangan kajian dan riset tetap jalan tetapi harus hasilkan produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi," kata Suryanagara di Manokwari, Sabtu (12/9/2026).
Program tersebut telah menghasilkan sejumlah inovasi pengolahan sumber daya alam lokal setelah Tim Ekspedisi Patriot Unair menjalankan pendampingan selama sekitar satu bulan di Manokwari.
Matoa hingga Pelepah Sawit Diolah Jadi Produk Turunan
Masyarakat mengembangkan buah matoa menjadi sejumlah produk turunan berupa selai, dodol, es krim, dan teh herbal.
Pelepah sawit juga dimanfaatkan sebagai bahan dasar pakan ternak, sedangkan cabai dan tomat diolah menjadi makanan ringan.
"Lalu ada juga pengolahan produk turunan cabai sambal yang bisa tahan lama dan masih banyak lagi. Tim baru satu bulan ada di Manokwari, dan hasilnya sangat menggembirakan," ujarnya.
Kementerian Transmigrasi akan terus memantau keberlanjutan produktivitas masyarakat dalam mengembangkan potensi pangan lokal setelah masa bakti Tim Ekspedisi Patriot Unair di Manokwari berakhir.
Langkah tersebut berkaitan dengan rencana memperluas pemasaran produk lokal Manokwari yang membutuhkan peningkatan produksi dalam skala industri tanpa mengabaikan kualitas produk.
"Kalau bahan bakunya cukup dan produksinya terus meningkat maka bisa dibangun pabrik dengan tenaga kerja lokal yang sudah terlatih," ucap Suryanagara.
Pemerintah Dorong Pembangunan Papua dari Masyarakat Lokal
Suryanagara mengatakan transfer pengetahuan kepada masyarakat lokal menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan pemerataan pembangunan dari wilayah perkampungan, meningkatkan mutu sumber daya manusia, mengentaskan kemiskinan, serta membangun kemandirian.
"Pembangunan Papua itu harus dari dalam (masyarakat lokal). Kami sudah diskusi dengan beberapa tokoh Papua, sehingga lewat Ekspedisi Patriot, kami kirim SDM unggul untuk latih masyarakat lokal," ujarnya.
Keberhasilan program tersebut juga melibatkan dukungan pemerintah kabupaten dan provinsi di Papua Barat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Manokwari Hermus Indou mengapresiasi Program Ekspedisi Patriot yang memberikan pelatihan peningkatan kapasitas kepada masyarakat lokal untuk menghasilkan berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi.
Menurutnya, Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, tetapi pemanfaatannya belum maksimal karena keterbatasan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang memahami bidang pengolahan tersebut.
"Kami menyambut baik pelaksanaan program ini karena sangat membantu masyarakat lokal mengolah produk yang bernilai ekonomi tinggi," ucap Hermus.
- Penulis :
- Aditya Yohan




