
Pantau - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti melantik Mal Isnaini S Meyyanti sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial pada Selasa sebagai bagian dari penguatan organisasi di lingkungan bank sentral.
Mal Isnaini menggantikan Solikin M Juhro yang kini mengemban amanah sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Sebelum menduduki jabatan baru tersebut, Mal Isnaini menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola BI.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah penguatan organisasi untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas BI dalam menjaga stabilitas sekaligus turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Destry Tekankan Penguatan Tanggung Jawab dan Tata Kelola BI
Destry menegaskan semakin luasnya mandat Bank Indonesia perlu diikuti dengan penguatan tanggung jawab kelembagaan, tata kelola, dan kepemimpinan.
"Mandat Bank Indonesia yang semakin luas perlu diiringi dengan penguatan tanggung jawab kelembagaan, tata kelola, dan kepemimpinan," tegas Destry.
Dalam menjalankan mandat tersebut, Bank Indonesia juga perlu terus memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis.
Sinergi itu diharapkan membuat BI dan para mitra strategis dapat berjalan beriringan serta saling melengkapi sesuai kewenangan masing-masing.
Destry juga mengarahkan agar pelaksanaan tugas Bank Indonesia berpegang pada tiga prinsip utama, yakni berdampak nyata, inklusif, dan terintegrasi.
Ketiga prinsip tersebut perlu diwujudkan melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Pemimpin BI Didorong Terapkan Kepemimpinan Inklusif
Sejalan dengan tiga prinsip tersebut, para pemimpin di lingkungan Bank Indonesia diharapkan menerapkan pola kepemimpinan yang inklusif dan terbuka terhadap berbagai pandangan di dalam organisasi.
Pola kepemimpinan tersebut juga harus memberikan ruang kepada seluruh anggota organisasi untuk berkontribusi dalam pelaksanaan tugas Bank Indonesia.
Penguatan kelembagaan, kepemimpinan, dan sinergi menjadi fondasi penting bagi Bank Indonesia dalam menjalankan mandat menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketiga aspek tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Bank Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Leon Weldrick




