HOME  ⁄  Ekonomi

Menaker Yassierli Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Teknis dan Human Skills untuk Hadapi Dunia Kerja

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menaker Yassierli Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Teknis dan Human Skills untuk Hadapi Dunia Kerja
Foto: (Sumber :Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat memberikan Kuliah Umum di Politeknik Mitra Industri, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026). ANTARA/HO-Kemnaker RI/aa..)

Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan mahasiswa pendidikan kejuruan perlu menguasai kompetensi teknis sekaligus human skills seperti komunikasi, kerja sama tim, negosiasi, dan kemampuan beradaptasi sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Yassierli mengatakan kemampuan teknis saja tidak cukup apabila mahasiswa kesulitan berinteraksi dan bekerja bersama orang lain.

“Yang kita inginkan bukan orang yang misalnya hanya menguasai coding saja. Pagi, siang, sore, malam, coding. Tetapi dia tidak bisa bergaul dalam tim kerjanya, tidak berinteraksi dengan lainnya. Oleh karenanya, human skills ini penting,” kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Human Skills Perlu Dilatih Sejak Kuliah

Yassierli mengatakan human skills perlu dilatih sejak mahasiswa melalui pembelajaran dan pengalaman yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan orang lain.

Kemampuan presentasi, komunikasi, kerja sama tim, dan negosiasi menjadi bagian yang perlu terus diasah sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja.

Selain kompetensi kerja, Yassierli mengingatkan mahasiswa untuk membangun kepedulian terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Menurutnya, pendidikan tinggi juga berperan membentuk mahasiswa agar mampu menyampaikan gagasan dan aspirasi secara bertanggung jawab.

“Mahasiswa harus menjadi garda moral bangsa. Silakan speak up. Indonesia membutuhkan mahasiswa yang peduli,” ujar dia.

Yassierli mengatakan keberanian mahasiswa menyampaikan pandangan merupakan bagian dari dinamika kehidupan masyarakat, tetapi kritik dan aspirasi perlu disampaikan dengan sikap yang baik, sopan, dan bertanggung jawab.

Mahasiswa Didorong Perbanyak Pengalaman Industri

Yassierli mendorong mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun kompetensi teknis, human skills, pengalaman industri, kemampuan berorganisasi, hingga kepedulian sosial.

“Semoga tiga atau empat tahun lagi, saat mahasiswa hadir ke industri, lulusan bukan hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengembangkan industri. Dan semoga dari sini juga lahir pemimpin-pemimpin masa depan,” kata dia.

Yassierli turut mengapresiasi pendekatan pembelajaran di Politeknik Mitra Industri, Bekasi, Jawa Barat, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa mendapatkan pengalaman melalui proyek dan jejaring dengan industri.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus mengembangkan kompetensi teknis dan human skills secara bersamaan.

mahasiswa, Menaker, kompetensi, pendidikan, industri

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026