HOME  ⁄  Ekonomi

PLN UID Sulselrabar Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Sinjai lewat Pelatihan Digital dan Peternakan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PLN UID Sulselrabar Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Sinjai lewat Pelatihan Digital dan Peternakan
Foto: (Sumber :Peresmian sentra peternakan NUMA Farm sebagai bagian dari Program TJSL PLN Peduli di Kabupaten Sinjai, yang didukung dengan 8 ekor sapi Limousin sebagai aset produktif untuk mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. ANTARA/HO-Humas PLN (B).)

Pantau - PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai melalui peningkatan keterampilan digital pelaku UMKM dan pengembangan sentra peternakan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

PLN berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Nusantara Muda Berdaya untuk menggelar Digital Skill Bootcamp sekaligus meresmikan sentra peternakan NUMA Farm.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat,” kata dia melalui keterangannya di Makassar, Jumat (18/9/2026).

Program tersebut mengintegrasikan peningkatan keterampilan digital melalui Digital Skill Bootcamp dan penguatan ekonomi produktif melalui Desa Inspiratif dengan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.

Puluhan Pelaku UMKM Dibekali Keterampilan Digital

Pelatihan Digital Skill Bootcamp diikuti puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai.

Peserta mendapatkan pelatihan praktis mulai dari desain grafis, digital marketing, hingga menjadi kreator konten.

Pelatihan tersebut diarahkan agar pelaku UMKM semakin adaptif memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas promosi, memperluas jangkauan pemasaran produk, dan memperkuat daya saing usaha.

“Program ini sekaligus diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal yang kreatif, mandiri, dan mampu mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Sinjai,” urai Edyansyah.

Seorang peserta Digital Skill Bootcamp, Bahtiar (23), mengatakan pelatihan tersebut memberikan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha.

“Pelatihan Digital Skill Bootcamp ini memberikan pengalaman dan ilmu praktis yang sangat kami butuhkan. Kami diajarkan cara membuat desain produk yang menarik, mengelola media sosial, hingga memahami strategi pemasaran digital,” kata Bahtiar.

NUMA Farm Diperkuat Delapan Sapi Limousin

Selain pelatihan digital, PLN UID Sulselrabar meresmikan sentra peternakan NUMA Farm sebagai wadah pemberdayaan peternak dan pengembangan sektor peternakan yang produktif serta berkelanjutan.

PLN melalui program TJSL memberikan delapan ekor sapi Limousin sebagai aset produktif untuk mendukung pengembangan NUMA Farm.

Dukungan tersebut turut mencakup sarana dan prasarana peternakan berupa kandang, penyediaan pakan, vitamin dan vaksin, serta tenaga kesehatan.

Pengelolaan dan pendampingan berkelanjutan diharapkan membuat aset peternakan tersebut berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Dukungan delapan ekor sapi Limousin itu, kami harapkan dapat menjadi aset produktif yang terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kolaborasi keduanya diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang mendorong masyarakat semakin mandiri dan berkelanjutan,” ujar Edyansyah.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026