HOME  ⁄  Ekonomi

PT Vale Mulai Menyusun Rencana Pascatambang Bahodopi 2036-2040, Fokus pada Lingkungan dan Ekonomi Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PT Vale Mulai Menyusun Rencana Pascatambang Bahodopi 2036-2040, Fokus pada Lingkungan dan Ekonomi Warga
Foto: (Sumber :PT Vale IGP Morowali menggelar kegiatan konsultasi stakeholder terkait rencana pascatambang pada 2036-2040 untuk wilayah Bahodopi Blok 2 dan 3. ANTARA/HO-Humas PT Vale.)

Pantau - PT Vale Indonesia Tbk Indonesia Growth Project (IGP) Morowali mulai menyusun rencana pascatambang periode 2036-2040 untuk wilayah Bahodopi Blok 2 dan 3 di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Penyusunan rencana tersebut dilakukan sejak dini dengan melibatkan para stakeholder untuk mempersiapkan kondisi lingkungan dan perekonomian masyarakat setelah kegiatan pertambangan berakhir.

“Kami menyadari bahwa kegiatan pertambangan memiliki siklus. Oleh karena itu sejak dini kami mulai menyusun rencana pascatambang di Bahodopi Blok 2 dan 3 pada tahun 2036 - 2040 mendatang,” kata Head of Permit PT Vale Muharam Zamzam di Morowali, Sabtu (19/9/2026).

Muharam mengatakan konsultasi bersama stakeholder menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas pertambangan secara bertanggung jawab, transparan, dan berkelanjutan.

Menurut dia, rencana pascatambang tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi juga diarahkan agar masyarakat tetap memiliki lingkungan layak dan kegiatan ekonomi yang berkelanjutan setelah pertambangan berakhir.

PT Vale Siapkan Rehabilitasi Lahan dan Pengelolaan Air

Rencana pascatambang Bahodopi Blok 2 dan 3 mencakup rehabilitasi dan revegetasi lahan, pengelolaan air dan lingkungan, kestabilan geoteknik dan keselamatan, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

Program tersebut juga mencakup pemanfaatan aset dan infrastruktur yang layak serta sinkronisasi dengan kebijakan dan tata ruang.

Dalam rehabilitasi lahan, PT Vale berencana melakukan penataan bentang alam, penanaman kembali, pengembalian kesuburan tanah, serta pengendalian erosi dan sedimentasi.

“Yang kedua adalah pengelolaan air dan lingkungan, yang mana PT Vale berkomitmen menjaga kualitas dan kuantitas air, menjaga nilai hasil kualitas air pengendapan, serta menjaga parameter lingkungan hidup tetap baku mutu,” ujar Muharam.

Perusahaan juga akan tetap melakukan pemantauan terhadap udara, air, dan keanekaragaman hayati sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan.

Pada aspek geoteknik dan keselamatan, PT Vale menyatakan akan memastikan kawasan bekas pertambangan tetap stabil, aman, dan tidak membahayakan masyarakat.

Pemkab Morowali Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Dalam bidang sosial dan ekonomi, PT Vale merencanakan program pelatihan masyarakat, pengembangan UMKM, pertanian, dan perkebunan.

Perusahaan juga menyiapkan pemanfaatan aset, infrastruktur, dan fasilitas yang memenuhi ketentuan agar dapat digunakan masyarakat setelah aktivitas pertambangan berakhir.

“Jadi konsultasi stakeholder ini kami maknai sebagai ruang dialog yang terbuka. Kami ingin mendengar masukan, aspirasi, koreksi dan harapan seluruh pihak agar rencana pascatambang ini dapat benar-benar berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” katanya.

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengapresiasi konsultasi tersebut dan meminta rencana pascatambang dikaji secara matang agar memberikan manfaat bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat.

Menurut Iksan, tahap pascatambang dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat ketika perusahaan tidak lagi menjalankan kegiatan pertambangan di Morowali.

“Tanaman mente misalnya, sawit, agar dapat berdampak positif bagi masyarakat setempat dan generasi akan datang,” ujarnya.

Iksan meminta seluruh pihak memastikan pelaksanaan rencana pascatambang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat dan generasi mendatang.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026