
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menguat pada perdagangan Rabu, 23 September 2026, di tengah sikap pelaku pasar yang wait and see menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).
IHSG dibuka menguat 20,91 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.297,95.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,56 poin atau 0,25 persen menjadi 627,17.
“Diperkirakan IHSG akan menguji level 6.186- 6.200 pada perdagangan Rabu,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Pasar Menanti Keputusan BI Rate
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil RDG BI yang diperkirakan masih akan mempertahankan BI Rate pada level 5,75 persen.
Sebelumnya, Federal Reserve (The Fed) telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen.
Kenaikan tersebut membuat spread antara BI Rate dan Federal Funds Rate (FFR) menjadi 1,75 persen dari sebelumnya 2 persen.
Meski menyempit, spread tersebut masih lebih lebar dibandingkan rata-rata selama tiga tahun terakhir yang berada pada kisaran 0,75 hingga 1,25 persen.
“Melebarnya spread di tahun berjalan ini bertujuan memberikan interest rate differential yang cukup menarik bagi investor asing guna memperkuat stabilitas mata uang Rupiah,” ujar Ratna.
Pergerakan Rupiah Jadi Perhatian
Ratna memperkirakan BI baru akan kembali menaikkan BI Rate apabila rupiah terus melemah atau The Fed melanjutkan tren kenaikan suku bunga.
Menurut dia, BI juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga kenaikan suku bunga secara agresif diperkirakan tidak dilakukan kecuali rupiah melemah dengan cepat atau inflasi berada di atas target Bank Indonesia.
Keputusan RDG BI menjadi salah satu perhatian pelaku pasar dalam mencermati arah pergerakan IHSG dan kondisi pasar keuangan domestik.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




