
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan berharap kesepakatan dengan Iran dapat segera tercapai sebelum semuanya “terlambat” saat berbicara di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa, 22 September 2026.
Trump mengatakan dirinya harus memutuskan apakah akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau “membinasakan” Republik Islam tersebut.
“Semoga mereka melakukan hal yang benar dengan cepat sebelum terlambat. Anda tahu akan ada saat ketika semuanya sudah terlambat,” kata Trump.
AS Tingkatkan Tekanan Ekonomi terhadap Iran
Trump mengatakan Amerika Serikat mengisolasi Iran secara finansial dan meningkatkan tekanan terhadap Teheran melalui Operasi Economic Outcast.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent sebelumnya memaparkan Operasi Economic Outcast pada akhir Agustus 2026.
Kampanye tersebut menargetkan Iran dan negara-negara yang mendukungnya dengan tujuan memblokir sumber pendapatan potensial yang mendanai Teheran.
Washington memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari upaya AS dalam menghadapi konflik yang hingga kini belum terselesaikan.
Konflik AS-Iran Belum Berakhir
Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari 2026 yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan.
Setelah berbulan-bulan saling serang, Teheran dan Washington menandatangani memorandum penghentian permusuhan pada pertengahan Juni 2026.
Namun, aksi saling serang kembali berlangsung tidak lama setelah memorandum tersebut ditandatangani.
Konflik hingga kini belum terselesaikan, sementara Washington meningkatkan tekanan finansial terhadap Teheran.
- Penulis :
- Aditya Yohan




