HOME  ⁄  Ekonomi

KAI Genap 81 Tahun, Transformasi Layanan dan Konektivitas Terus Diperkuat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KAI Genap 81 Tahun, Transformasi Layanan dan Konektivitas Terus Diperkuat
Foto: (Sumber :The Continuum – Timeless Transformation Menggambarkan Perjalanan KAI dalam Menghadirkan Layanan Perkeretaapian yang Semakin Melayani.)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperingati hari ulang tahun ke-81 dengan menegaskan komitmen melanjutkan transformasi layanan, memperkuat konektivitas, dan mengembangkan inovasi perkeretaapian untuk mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Peringatan tersebut digelar melalui acara The Continuum – Timeless Transformation di Ciputra Artpreneur Jakarta, Senin (28/9/2026), dengan mengangkat perjalanan sejarah, transformasi, dan arah pengembangan KAI.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan perjalanan perusahaan tidak terlepas dari sejarah panjang perkeretaapian Indonesia yang dimulai sejak pembangunan jalur kereta api Semarang-Tanggung pada 1867.

“Perjalanan KAI dimulai dari sejarah panjang perkeretaapian Indonesia. Dari jalur pertama Semarang–Tanggung, kemudian berkembang melalui berbagai transformasi hingga menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero) seperti saat ini,” ujar Bobby.

KAI Catat 351,6 Juta Pelanggan

Bobby mengatakan 28 September menjadi tanggal penting dalam sejarah KAI karena pada 1945 para pekerja kereta api Indonesia mengambil alih kantor perkeretaapian dari pihak Jepang di Bandung.

Organisasi perkeretaapian Indonesia kemudian mengalami berbagai perubahan dari Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA), Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), hingga menjadi PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Memasuki usia ke-81, KAI melakukan transformasi melalui peningkatan kualitas layanan pelanggan, pengembangan konektivitas, inovasi produk, serta penguatan transportasi berbasis rel.

Sepanjang Januari-Agustus 2026, KAI Group mencatat 351.602.397 pelanggan atau meningkat 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada sektor angkutan barang, KAI mencatat volume 44.905.963 ton yang terdiri atas 36.854.758 ton batu bara dan 8.051.205 ton komoditas nonbatu bara.

KAI Kembangkan Kereta Petani hingga Layanan Wisata

Sepanjang 2026, KAI menghadirkan sejumlah pengembangan layanan, mulai dari Kereta Api Kerakyatan dengan layanan lebih terjangkau hingga Kereta Petani dan Pedagang untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

KAI juga mengembangkan perjalanan wisata berbasis kereta api sebagai bagian dari inovasi layanan perusahaan.

“Dalam satu tahun terakhir, KAI terus menghadirkan berbagai inovasi layanan. Semua ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan,” kata Bobby.

Bobby turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan KAI, regulator, mitra kerja, pelanggan, dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam perjalanan perusahaan.

“Terima kasih kepada seluruh insan KAI, stakeholder, dan pelanggan setia kami. Perjalanan 81 tahun ini menjadi bagian dari kerja bersama untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bobby.

Ke depan, KAI akan melanjutkan pengembangan jaringan dan layanan perkeretaapian, termasuk memperluas konektivitas di luar Pulau Jawa serta mendukung transportasi berbasis rel bagi sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026