
Pantau - PT Pelindo menargetkan pemangkasan 17 anak usaha atau entitas melalui program streamlining BUMN sebagai bagian dari transformasi untuk menyederhanakan struktur perusahaan dan memperkuat kinerja grup.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan jumlah entitas dalam struktur Pelindo ditargetkan berkurang dari sebelumnya 41 entitas menjadi 21 entitas.
Pemangkasan jumlah entitas menjadi tahap awal transformasi Pelindo yang masih akan berlangsung dalam jangka panjang.
Setelah proses streamlining, transformasi akan dilanjutkan dengan penataan model bisnis agar struktur dan kegiatan bisnis Pelindo menjadi lebih tepat.
“Jadi ini transformasinya masih panjang, tapi dimulai dari streamlining dulu, abis itu baru kita masuk ke proses menata bisnis model kita menjadi benar,” kata Dony.
Enam Entitas Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Dari 17 entitas yang masuk program penataan, sebanyak 11 entitas telah menyelesaikan aksi korporasi.
Sementara itu, enam entitas lainnya masih dalam proses penataan dan ditargetkan selesai paling lambat 31 Desember 2026.
Penataan anak-anak usaha tersebut dilakukan melalui sejumlah skema aksi korporasi sesuai kondisi masing-masing entitas.
Skema yang diterapkan mencakup merger atau penggabungan perusahaan, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi.
Selain menyederhanakan jumlah entitas, Pelindo melakukan perubahan terhadap model parenting perusahaan dari strategic holding menuju active management.
Melalui model active management, Pelindo akan mengambil peran lebih langsung dalam pengelolaan kegiatan operasional utama perusahaan.
Model tersebut juga mengatur pembagian peran yang lebih jelas antara holding, regional, service line, dan masing-masing entitas usaha di lingkungan Pelindo.
Danantara Dinilai Dorong Konsolidasi Pelindo
Dony menilai transformasi Pelindo dapat dilaksanakan secara lebih terintegrasi melalui konsolidasi di bawah Danantara.
Menurut Dony, keberadaan Danantara memungkinkan proses konsolidasi dan transformasi perusahaan dilakukan secara menyeluruh.
“Pilihan untuk melakukan transformasi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Sekarang konsolidasi dengan adanya Danantara ini semua menjadi mungkin dilakukan,” kata Dony.
Program penataan Pelindo diarahkan tidak hanya untuk mengurangi jumlah anak usaha atau entitas, tetapi juga membentuk struktur organisasi dan model bisnis yang lebih sederhana dan efektif.
Transformasi dan penyederhanaan struktur tersebut pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat kinerja Pelindo secara keseluruhan sebagai sebuah grup.
- Penulis :
- Leon Weldrick




