
Pantau - Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur (Jatim) dan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan transaksi perdagangan senilai Rp2,843 triliun dalam upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi antardaerah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kerja sama tersebut diarahkan agar pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah.
“Prinsipnya adalah mari kita bangun kebersamaan ini, kita harus tumbuh bersama, maju bersama, berkembang bersama dan sejahtera bersama,” ujar Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Rabu (30/9/2026).
Total transaksi mencapai Rp2.843.228.682.250 yang terdiri atas penjualan produk Jawa Timur ke Sumatera Utara sebesar Rp2,721 triliun dan pembelian produk Sumatera Utara oleh pelaku usaha Jawa Timur senilai Rp121,592 miliar.
UMKM Didorong Dapatkan Pasar Baru
Khofifah mengatakan misi dagang kedelapan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang 2026 tersebut tidak hanya mengejar nilai transaksi, tetapi juga membangun hubungan perdagangan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
“Apa yang kita ikhtiarkan pada misi dagang dan investasi ini? Tentu harapan kita, seluruh pelaku pelaku usaha, termasuk di dalamnya UMKM, mereka punya harapan baru bahwa mereka akan memiliki pasar-pasar baru,” katanya.
Produk Jawa Timur yang diperdagangkan meliputi olahan daging unggas, susu, telur, produk perikanan, pupuk, beras, kopi, hingga pakan ikan.
Sementara itu, komoditas Sumatera Utara yang dibeli pelaku usaha Jawa Timur antara lain wortel, jeruk, kepiting pasteurisasi, kopi, arang batok kelapa, dan cocofeat.
Kopi dan Arang Dinilai Punya Peluang Kerja Sama
Khofifah turut menyoroti peluang pengembangan kerja sama komoditas kopi dan arang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
Menurut dia, penguatan merek bersama atau communal branding dapat membantu pelaku usaha memenuhi permintaan pasar dalam skala besar.
Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution mengapresiasi pelaksanaan misi dagang tersebut karena membuka kesempatan bagi pelaku usaha daerah untuk memperluas pasar.
“Terima kasih Ibu Gubernur sudah peduli kepada kami. Tahun lalu Ibu hadir saat bencana Sumut dan memberikan bantuan. Kali ini Ibu bukan bawa bantuan, tapi bawa pedagang. Insya-Allah transaksi hari ini sangat luar biasa,” kata Bobby.
- Penulis :
- Aditya Yohan




