HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenperin Gandeng Lima Perguruan Tinggi Perkuat Daya Saing IKM melalui Mentor Hub

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenperin Gandeng Lima Perguruan Tinggi Perkuat Daya Saing IKM melalui Mentor Hub
Foto: (Sumber :Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (ANTARA/HO-Kemenperin).)

Pantau - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui Mentor Hub, layanan konsultasi bisnis gratis secara daring yang dikembangkan bersama lima perguruan tinggi.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembinaan bagi pelaku IKM sekaligus membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat struktur industri nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan perguruan tinggi memiliki sumber daya, keahlian, serta basis ilmu pengetahuan dan inovasi yang dapat melengkapi program pembinaan industri pemerintah.

"Mitra kolaborasi tentunya memiliki pandangan, pengalaman, sumber daya, dan solusi tersendiri yang dapat saling melengkapi agar program-program Kemenperin menjadi lebih tepat sasaran dan efektif," kata Menperin.

Kemenperin Gandeng Lima Perguruan Tinggi

Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) sejak 22 September 2026 bekerja sama dengan ISI Yogyakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Telkom University, Universitas Pertamina, dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menyampaikan kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Mentor Hub yang menyediakan layanan konsultasi gratis secara daring melalui web-app Smart Sentra.

Melalui program tersebut, pelaku IKM dapat memilih mentor berdasarkan kebutuhan dan persoalan bisnis yang dihadapi.

Setiap pelaku usaha kemudian dapat mengikuti sesi konsultasi selama 30 menit sesuai jadwal mentor yang dipilih.

Saat ini terdapat 29 mentor dari lima perguruan tinggi yang terlibat dalam Mentor Hub.

Selama uji coba pada September 2026, sebanyak 45 sesi konsultasi telah dilaksanakan.

Empat bidang yang paling banyak dikonsultasikan pelaku IKM adalah desain produk, branding, pemasaran, dan strategi bisnis.

IKM Serap 13,06 Juta Tenaga Kerja

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi produk domestik bruto IKM terhadap industri pengolahan nonmigas pada triwulan II 2026 mencapai 21,07 persen.

Jumlah IKM tercatat mencapai 4,44 juta unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 13,06 juta orang pada Februari 2026.

Direktur Industri Kimia, Sandang dan Kerajinan Ditjen IKMA Kemenperin Budi Setiawan mengatakan hasil konsultasi pelaku usaha juga dapat menjadi bahan untuk meningkatkan program pembinaan.

"Konsultasi IKM ini tentunya juga menjadi masukan bagi kami untuk penyempurnaan layanan, dan juga menjadi insight untuk lebih memahami dan menyiapkan kebijakan dan program pembinaan yang lebih efektif dan tepat sasaran," ujar Budi.

Kemenperin selanjutnya akan mengevaluasi pelaksanaan Mentor Hub serta memperluas kolaborasi dengan menambah mitra perguruan tinggi dan tenaga pengajar.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026