HOME  ⁄  Ekonomi

PLN Siapkan Lima Lokasi Penukaran Baterai untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Klungkung

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PLN Siapkan Lima Lokasi Penukaran Baterai untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Klungkung
Foto: (Sumber :CEO PT INAKO Kreta Udhaya Suchang Oh, General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim, Director of Jeonnam Division Korea Automotive Technology Institute (KATECH) Changhyun Jeong, dan Executive Director Korea Smart e-Mobility Association (KEMA) Jiyong Song. ANTARA/HO-Humas PLN UID Bali.)

Pantau - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali bersama sejumlah mitra menyiapkan infrastruktur sistem penukaran baterai atau Battery Swap System di lima lokasi di Kabupaten Klungkung, Bali, untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan PLN akan mendukung kebutuhan kelistrikan dan penyambungan daya untuk pemasangan serta pengoperasian proyek percontohan tersebut.

“Melalui ruang lingkup kerja sama ini, PLN UID Bali berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terbaik, khususnya dalam hal kebutuhan listrik dan penyambungan daya yang diperlukan. Infrastruktur ini nantinya akan menopang pemasangan dan pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai (Battery Swap System) di lima lokasi strategis di Kabupaten Klungkung,” ujar Ajrun usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara PLN UID Bali, PT INAKO Kreta Udhaya, Korea Smart e-Mobility Association (KEMA), dan Korea Automotive Technology Institute (KATECH) di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung.

Dukungan kelistrikan di lapangan akan dilaksanakan PLN UP3 Bali Timur melalui ULP Klungkung sesuai kebutuhan daya dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, INAKO, KEMA, dan KATECH bertanggung jawab menyiapkan perizinan serta kebutuhan penyambungan daya.

Lima Kendaraan Listrik Mulai Dioperasikan Oktober

Proyek percontohan tersebut direncanakan mulai berjalan pada Oktober 2026 dengan mengoperasikan lima kendaraan listrik roda tiga untuk berbagai fungsi khusus.

Kendaraan listrik tersebut akan digunakan untuk pengangkutan sampah, kendaraan pendingin, dan pengangkutan barang.

Pengembangan juga mencakup kendaraan pertanian listrik roda tiga dan roda empat berukuran kecil untuk keperluan pengangkutan serta penyemprotan.

Program tersebut direncanakan diperluas pada 2027 dengan pengoperasian lebih dari 30 kendaraan listrik di Bali.

Dukung Target Nusa Penida Green Island 2030

Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan pengembangan kendaraan listrik tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah mewujudkan Nusa Penida sebagai green island pada 2030.

“Jika menjadi green island, Nusa Penida akan menjadi destinasi wisata yang lebih berkelas. Dan ini terus kami siapkan secara bertahap hingga nanti bisa tercapai sepenuhnya pada 2030,” ujar Satria.

Pengembangan ekosistem kendaraan listrik juga diharapkan mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Kerja sama tersebut turut mencakup pengujian kesesuaian dan kualitas sistem penukaran baterai di lapangan serta pemanfaatan data penggunaan dan pemantauan sistem untuk pengembangan teknologi.

Para pihak dapat melanjutkan kolaborasi melalui Perjanjian Kerja Sama sesuai kebutuhan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem mobilitas listrik terintegrasi di Klungkung.

Ajrun berharap dukungan infrastruktur kelistrikan, teknologi, dan kerja sama lintas negara dapat memperluas penggunaan kendaraan listrik sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan dan ekonomi hijau di Bali.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026